Dalam penggerebekan ini, polisi mengamankan beberapa barang bukti, termasuk senjata tajam berupa keris dan berbagai aksesoris yang disebut sebagai pusaka.
“Yang bersangkutan merupakan pendiri dari Tarekat Ana Loloa itu dan empat orang lainnya dijemput anggota di salah satu rumah warga setempat. Barang bukti berupa senjata tajam jenis keris dan aksesorisnya yang disebut pusaka sudah diamankan,” tambah Aditya.
Ajaran Menyimpang: Rukun Islam 11 dan Haji di Gunung Bawakaraeng
Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa ajaran yang disebarkan oleh kelompok ini menyimpang dari ajaran Islam yang umum dianut di Indonesia.
Salah satu ajaran kontroversial mereka adalah menambahkan Rukun Islam menjadi 11, padahal dalam Islam hanya terdapat lima Rukun Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Selain itu, setiap pengikut kelompok ini diwajibkan untuk membeli benda pusaka sebagai syarat masuk surga.
Kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bonto-Bonto, Marzuki, juga mengonfirmasi adanya ajaran tersebut.
“Pengikutnya wajib membeli pusaka, itu syaratnya karena akan dipakai di akhirat nanti,” ungkap Marzuki.
Tak hanya itu, kelompok ini juga mengajarkan bahwa ibadah haji tidak harus dilakukan di Mekah, Arab Saudi.
Baca Juga: Jumlah Zakat Fitrah dan Fidyah di Kabupaten Maros Tahun 2025
Mereka mengklaim bahwa ibadah haji yang sah justru harus dilakukan di puncak Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
“Naik haji katanya tidak sah di Tanah Suci Mekah, kecuali di tanah Gunung Bawakaraeng,” tambah Marzuki.
Dampak Ajaran: Larangan Membangun Rumah dan Kehidupan Sehari-hari
Selain ajaran tentang haji dan Rukun Islam, kelompok ini juga memiliki aturan lain yang berdampak pada kehidupan sehari-hari para pengikutnya.
Salah satunya adalah larangan membangun rumah. Para pengikut diajarkan bahwa membangun rumah tidak diperlukan karena dunia akan segera kiamat.
Menurut pengakuan warga, banyak pengikut kelompok ini yang menghabiskan uang mereka untuk membeli benda pusaka yang diyakini sebagai bekal di akhirat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari
-
Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?
-
Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean
-
15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8