SuaraSulsel.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV memprediksi cuaca di Makassar dan sekitarnya di Sulawesi Selatan (Sulsel) hujan sepanjang hari, Minggu 15 Desember 2024.
"Selain itu, BMKG juga merilis peringatan dini gelombang tinggi di perairan Sulsel," kata Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar Hanafi di Makassar.
Ia memperkirakan, cuaca di Kota Makassar, Barru, Kepulauan Selayar, Pangkep dan Takalar hujan ringan di pagi hari. Sementara sebagian wilayah lainnya di Sulsel diprakirakan berawan.
Pada pagi hari berpotensi hujan ringan, di seluruh wilayah Sulsel, dan berawan, di Bone, Bulukumba, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Parepare, Pinrang, Sinjai, Tana Toraja, Toraja Utara dan Wajo .
Sementara pada siang/sore hari berpotensi hujan ringan – sedang, di seluruh wilayah Sulsel.
Malam hari berpotensi hujan ringan, di seluruh Sulsel, kecuali hujan sedang, di Bulukumba, Gowa, Kep. Selayar, Luwu, Makassar, Maros dan Takalar.
Kemudian, pada Senin dini hari berpotensi hujan ringan, di seluruh Sulsel kecuali hujan sedang, di Barru, Gowa, Jeneponto, Kep. Selayar, Luwu, Makassar, Maros, Pangkep, dan Takalar, serta Berawan di wilayah Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo dan Toraja Utara.
Suhu udara berkisar 16 – 32 derajat celsius dan kelembapan udara sekitar 65 – 100 persen. Sedang angin Barat – Utara berkisar 5 – 35 km/jam.
Peringatan dini untuk gelombang menengah adalah 1,25-2.5 meter terjadi di Selat Makassar bagian selatan, perairan barat Kepulauan Selayar, perairan Sabalana, perairan timur Kepulauan Selayar, laut Flores bagian barat, perairan Bonerate – Kalaotoa bagian utara, perairan Pulau Bonerate – Kalaotoa bagian selatan dan laut Flores bagian timur.
Baca Juga: Oknum Dosen UIN Makassar Diduga Cetak Uang Palsu Miliaran di Ruang Rahasia Kampus
Warga Mulai Mengungsi
Dampak dari hujan yang mengguyur wilayah timur Kota Makassar beberapa hari terakhir, titik pengungsian di Kecamatan Manggala, Kota Makassar bertambah.
"Kalau sebelumnya hanya satu lokasi, kini sudah dua lokasi pengungsian di Kecamatan Manggala yaitu di Masjid Jabal Nur, Jalan Biola Blok 10 Kelurahan Manggala, dan Masjid Makkah Al Mukarramah, Jalan Suling Kelurahan Manggala," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar Akhmad Hendra Hakamuddin di Makassar, Sabtu 14 Desember 2024.
Menurut dia, dua lokasi pengungsian di Kecamatan Manggala adalah Masjid Jabal Nur, Jalan Biola Blok 10 Kelurahan Manggala, dan Masjid Makkah Al Mukarramah, Jalan Suling Kelurahan Manggala.
Adapun jumlah pengungsi di Masjid Jabal Nur saat ini sebanyak 18 KK dengan total 61 jiwa, 26 laki-laki dan 35 perempuan. Sementara di Masjid Makkah Al Mukarramah tercatat 4 KK, dengan total 19 jiwa, terdiri dari delapan laki-laki dan 11 perempuan.
Sementara itu, kondisi banjir di Jalan Adhyaksa, Kelurahan Pandang Kecamatan Panakkukang yang sebelumnya setinggi 100 hingga 130 cm, hari ini mulai surut dan turun urun menjadi 10 cm. Berbeda dengan di Kelurahan Pandang, ketinggian air di Kelurahan Manggala semakin naik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bawa Bubur Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bangun Usaha Bersama Dukungan BRI
-
Antrean BBM Makin Panjang, Wali Kota Makassar Datangi Pertamina: Tolong Cari Jalan Keluar!
-
Antrean Panjang BBM di Bone Picu Keributan: Adu Jotos, Ada yang Bawa Badik
-
Antre 7 Jam Demi Pertalite, Ojol di Makassar: Kami Butuh, Bukan Panic Buying
-
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring