SuaraSulsel.id - Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Andi Muhammad Arsjad menerima kunjungan Konsulat Jenderal (Konjen) India, Shashank Vikram, di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, Selasa, 7 Mei 2024.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah potensi atau peluang kerjasama yang dapat dibangun oleh Pemerintah India dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Diantaranya, terkait industri pertanian, pariwisata, pendidikan, dan berbagai sektor lainnya.
Dalam pertemuan itu, Andi Arsjad mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan sangat terbuka untuk membangun peluang kerjasama dengan Pemerintah India di segala sektor, seperti sektor pertanian, pariwisata, teknologi, dan lainnya.
Andi Arsjad juga menawarkan peluang kerjasama dalam industri pengolahan tekstil, khususnya kain sutera. Pasalnya, India terkenal dengan kain sarinya yang berbahan sutera. Sehingga diyakini India memiliki teknologi pengolahan sutera yang jika dikerjasamakan dapat meningkatkan kualitas sutera di Sulawesi Selatan.
"India terkenal dengan sutera pakaian sarinya, kita butuh teknologi tekstil, bagaimana memproduksi sutera kita lebih berkualitas. Mereka punya teknologi, marketingnya juga mereka punya," ucapnya.
Dengan begitu, Andi Arsjad berharap Pemerintah India kedepannya juga dapat memberikan pelatihan dan pendidikan kepada para pelaku industri rumah tangga di sektor sutera sehingga kedepannya industri rumah tangga di Sulawesi Selatan bisa menjadi industri yang terdepan.
Sementara itu, Konjen India Shashank Vikram mengatakan, kunjungannya ke Sulawesi Selatan untuk bersilaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Bahkan Sulawesi Selatan khususnya Kota Makassar adalah daerah pertama yang dikunjunginya sebagai pejabat Konjen yang baru di Indonesia, yang bertugas sejak Januari 2024.
Ia juga mengungkapkan, kehadirannya di Sulawesi Selatan sekaligus untuk memperluas hubungan bilateral India dengan Indonesia, sehingga dalam kunjungannya itu, Shashank membahas beberapa peluang yang bisa dikerjasamakan dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Nakes Jalan Kaki Layani Warga Korban Banjir dan Longsor di Latimojong
"Kedatangan kami untuk membahas mengenai pertanian, pariwisata, juga mengenai pendidikan, juga potensi-potensi lain di Sulawesi Selatan yang bisa saja dikolaborasikan ke depan," ucapnya di hadapan Pj Sekda.
Pada kesempatan itu, Shashank juga mengapresiasi tawaran kerjasama untuk industri pengolahan tekstil. Dimana tawaran ini nantinya akan ditindaklanjuti oleh pihak Konjen India untuk Indonesia yang berbasis di Denpasar, Bali.
Pada kesempatan itu juga, Shashank menyampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait rencana kegiatan 75 Tahun kerjasama India dan Indonesia dengan menggelar kegiatan Yoga di 75 titik di Indonesia, salah satunya di Kota Makassar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Beban Infrastruktur Membengkak, Pemprov Sulsel Usul 360 Km Jalan Provinsi Jadi Jalan Nasional
-
Dugaan Pelecehan Seksual Pimpinan Bank, Netizen Serbu Akun Direktur Utama BSI
-
Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
-
Terancam PHK, Pekerja SPPG Kepung DPRD Sulsel: Jangan Hentikan Program MBG
-
Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Mulai Bidik Pengisian Kuota PT Makassar Toraja