SuaraSulsel.id - Hingga menjelang akhir triwulan I 2024, kasus pelecehan seksual dan anak berhadapan dengan hukum mendominasi kasus kekerasan yang terjadi di Kota Makassar Sulawesi Selatan.
"Dari data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar angka kasus kekerasan seksual di Kota Makassar, Sulawesi Selatan didominasi kekerasan seksual dan anak berhadapan hukum," kata Ketua LBH Apik Rosmiati Sain, Kamis (29/3/2024).
Berdasarkan catatannya, ada lebih dari 50 kasus kekerasan jelang triwulan I 2024, dan kasus pelecehan seksual dan anak berhadapan hukum mendominasi.
Kondisi seperti ini dirasa sangat mengkhawatirkan pada awal tahun 2024.Bahkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Makassar mencatat jumlah kasus kekerasan seksual mencapai 69 kasus.
Jumlah itu tercatat pada bulan Januari dan Februari 2024. Berdasarkan jenisnya, anak dan perempuan masih mendominasi sebagai korban.
Secara rinci jumlah tersebut adalah kekerasan anak 33 kasus, terdiri dari anak laki-laki 11 dan anak perempuan 22. Sedangkan kekerasan terhadap perempuan tercatat 16 kasus.
Selebihnya, ada kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) 8 kasus, RN 6 kasus dan sebanyak Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) 4. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ahli Waris Tagih Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang, Pemprov Sulsel : Sudah Bersertifikat dan Clear
-
Status Waspada! Gunung Karangetang Terus Muntahkan Lava Sejauh 1.000 Meter
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta