Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Selasa, 27 Februari 2024 | 21:16 WIB
Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin melakukan jumpa pers usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Selasa 27 Februari 2024 [SuaraSulsel.id/Humas Pemprov Sulsel]

Selain Danny Pomanto, Pj Gubernur Sulsel juga didampingi Kapolda Sulsel, Pangdam Hasanuddin, Pangkoopsau II, Kajati Sulsel, Bupati Gowa, Pj Bupati Takalar, Bupati Maros dan Bupati Pangkep.

Bahtiar menjelaskan pertemuan dengan Presiden Jokowi dan sejumlah menteri membicarakan rencana konsep pembangunan Makassar dan kawasan sekitarnya. Kawasan Mamminasata, yang perencanaannya sudah dimulai sejak tahun 2011.

"Hari ini kami tambahkan Pangkep, Makassar dan sekitarnya ini terkoneksi dari sisi daratan dan ada juga koneksi dari sisi laut, karena ada juga Geopark Maros Pangkep," katanya.

Bahtiar mengungkapkan, Presiden Jokowi meminta dirinya bersama lima kepala daerah dan Forkopimda Sulsel untuk membangun kawasan Kota Makassar dan sekitarnya.

"Supaya menjadi kota yang nyaman, sehat kemudian ekosistemnya dibangun, baik sistem ekonominya, sistem sosialnya termasuk bisnisnya, dan Makassar ini adalah pintu gerbang Indonesia Timur yang menjadi pusat perdagangan Indonesia Timur dan penopang IKN ke depan. Nanti bahan-bahan pangan ke IKN itu dari Makassar," terangnya.

Baca Juga: Kebijakan Satu Peta Memitigasi Ancaman Bencana dan Mendorong Investasi di Sulawesi

Oleh karena itu, Kawasan Makassar dan sekitarnya itu harus terintegrasi jaringan transportasi yang memadai, transportasi kereta api, maupun transportasi tol, serta jalan lingkar Makassar supaya tidak terjadi kemacetan.

"Karena yang paling dekat potensi pertanian, paling besar peternakan, yang terdekat dari IKN itu justru Makassar. Jadi ketika IKN beroperasi, yang paling menikmati adalah Makassar dan sekitarnya, Provinsi Sulawesi Selatan," jelas Bahtiar.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Load More