“Hasilnya, aktivitas mengangkut hasil pertanian, seperti buah-buahan dan sayuran, menjadi lebih lancar dan mudah sehingga harga komoditas hasil pertanian warga mampu bersaing di pasaran,” kata Lapio.
Kemudian, pemerintah desa juga membangun infrastruktur pengairan untuk lahan-lahan pertanian warga yang sumber airnya berasal dari Wana Wisata Sendang Coyo.
Tak hanya menjual komoditas pertanian, warga Desa Mlowokarangtalun juga mengolahnya menjadi sejumlah produk unggulan, seperti tempe kedelai, keripik tempe, keripik gadung, keripik sukun, dan minyak kayu putih.
Digitalisasi transaksi desa
Inovasi yang dilakukan Desa Mlowokarangtalun pun tidak berhenti di situ. Sebagai bagian dari upaya digitalisasi desa, pemerintah desa turut memanfaatkan berbagai produk dan layanan perbankan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.
Untuk mendukung transaksi keuangan sehari-hari, masyarakat desa telah menggunakan BRImo.
Mantri BRI Desa Mlowokarangtalun Tria Nugraha mengatakan, BRImo sudah melekat dalam kegiatan transaksi masyarakat setiap hari.
“Banyak warga tertarik dan suka dengan BRImo. Selain mudah digunakan, BRImo memiliki banyak fitur yang mengakomodasi kebutuhan warga, mulai dari belanja hingga jajan di angkringan,” jelas Tria kepada Kompas.com, Selasa (23/1/2024).
Selain itu, BRImo juga memudahkan masyarakat bertransaksi menggunakan metode pembayaran pindai QRIS. Menurut Tria, saat ini, QRIS sudah banyak digunakan di berbagai toko, warung, dan pasar tradisional di Desa Mlowokarangtalun.
Baca Juga: BRI Salurkan KUR Rp17 Triliun untuk 374 Ribu Debitur di Sulawesi Selatan
Layanan perbankan dari BRI yang juga dimanfaatkan masyarakat Desa Mlowokarangtalun adalah AgenBRLink.
Melalui AgenBRLink, kata Tria, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi, mulai dari pengambilan dana tunai, transfer uang, top up saldo tabungan, berbelanja via QRIS BRI, hingga pembayaran tagihan, baik pinjaman, listrik, maupun air.
“Karena Desa Mlowokarangtalun secara geografis (terletak) jauh dari pusat kecamatan, sekarang sudah mulai banyak masyarakat desa bertransaksi melalui e-channel BRI,” tuturnya.
Berbagai inovasi serta upaya digitalisasi tersebut mampu membawa Desa Mlowokarangtalun masuk ke dalam 15 besar ajang Nugraha Karya Desa BRILiaN 2023 yang diinisiasi BRI.
Sebagai informasi, Desa BRILiaN merupakan program pemberdayaan desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa melalui implementasi praktik kepemimpinan desa yang unggul dan semangat kolaborasi guna mengoptimalkan potensi desa berbasis Sustainable Development Goal (SDGs).
Masyarakat desa mana pun di Indonesia juga bisa mengikuti jejak desa-desa yang menjadi peserta Program Desa BRILiaN. Raih kesempatan jadi Desa BRILiaN tahun berikutnya dengan mengunjungi atau menghubungi Kantor BRI Unit dan Mantri BRI Unit terdekat yang akan membantu pendaftaran.
Berita Terkait
-
Kembangkan Ekonomi Lokal, Desa Sukomulyo Manfaatkan BRImo, QRIS, dan AgenBRILink
-
Produk Digitalisasi Keuangan BRImo dan AgenBRLink Sukses Diaplikasikan di Desa Ibru
-
Sukses Manfaatkan AgenBRILink dan BRImo, Desa Padang Panjang Kalimantan Selatan Mampu Dongkrak Perekonomian
-
Transaksi Perbankan Makin Mudah Berkat Inovasi Nagari Tanjung Haro Sikabu-kabu Padang Panjang dan Peran AgenBRILink
-
Jadi Juara 3 Nugraha Karya Desa BRILiaN 2023, Desa Lerep Optimalkan Layanan AgenBRILink dan Inovasi Eduwisata
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari
-
Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar