SuaraSulsel.id - Pemerintah Kota Makassar menerbitkan surat edaran yang menekankan imbauan terkait kegiatan akhir tahun 2023. Surat edaran ini dirilis sebagai langkah pengendalian dalam menghadapi situasi pergantian tahun.
Surat edaran bernomor 400/426/S.Edar/Kesra/XII.2023 itu diteken langsung oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto tanggal 28 Desember 2023.
Di dalamnya berisikan beberapa poin penting yang ditujukan kepada Camat, Lurah, Para Pengurus Rumah Ibadah, Para RW dan RT, Tokoh Masyarakat dan seluruh masyarakat Kota Makassar.
Salah satunya adalah imbauan untuk senantiasa memanjatkan doa kepada Allah SWT. Agar Kota Makassar dan wilayah sekitarnya selalu terlindungi dari segala marabahaya dan bentuk ancaman lainnya.
Selain itu, pemerintah juga mengajak seluruh orang tua dan masyarakat untuk memastikan keamanan keluarga dari kegiatan yang tidak bermanfaat di penghujung tahun 2023.
Tidak hanya itu, imbauan tersebut juga menekankan agar masyarakat tetap waspada menghadapi cuaca yang tidak menentu serta mendorong untuk melakukan aktivitas positif berbasis keagamaan.
"Teruslah berdoa dan senantiasa mengharapkan perlindungan dari Allah SWT," sebut bunyi petikan surat edaran tersebut.
Surat edaran ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Makassar dalam memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Makassar di tengah transisi menuju tahun baru.
"Diharapkan, imbauan ini dapat diikuti dengan penuh kesadaran guna menciptakan lingkungan yang aman dan positif di akhir tahun 2023," jelas Ramdhan Pomanto.
Baca Juga: Jalan Tol Akses Makassar New Port Sudah Bisa Digunakan, Begini Cara Masuk
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tanggap Gempa NTT, BRI Peduli Hadirkan 3 Posko Logistik dan 1 Dapur Umum
-
Viral Keributan Guru SD dan Wali Murid di Jeneponto, Ibu: Anak Saya Dicekik dan Diseret!
-
Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?
-
PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan