SuaraSulsel.id - Aparatur sipil negara (ASN) diingatkan agar bersikap netral pada Pemilu 2024. Hal ini ditegaskan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
"Bawaslu Sulbar melakukan upaya pencegahan ASN berpolitik, sehingga bersama pemerintah di Sulbar mengajak ASN agar tetap menjaga netralitas," kata anggota Bawaslu Sulbar Hamrana Hakim di Mamuju, Jumat (18/11/2023).
Bawaslu memberikan pemahaman tentang aturan dan etika yang harus diikuti selama masa kampanye agar dapat menjaga netralitasnya Pemilu 2024.
"Indeks kerawanan pemilu (IKP) di Sulbar memiliki angka 43,44, dan salah satu isi krusial yang diwaspadai dalam upaya menurunkan IKP Sulbar adalah menjaga netralitas ASN pada pemilu 2024 mendatang," katanya.
Menurutnya, apabila netralitas ASN dapat terjaga di Sulbar, maka IKP Sulbar akan semakin baik.
Bawaslu di seluruh Kabupaten di Sulbar juga telah melakukan sosialisasi secara masif di wilayahnya masing masing. Mereka melarang ASN berpolitik di Pemilu 2024 karena itu adalah pelanggaran pemilu.
"Mengingat pemilu tahun 2019 di Sulbar telah memberikan banyak pelajaran berharga, sehingga pengawasan terhadap ASN menjadi salah satu prioritas, agar tidak berpolitik di Pemilu 2024," ujarnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Koalisi Sipil Desak Pemerintah Setop Rekrutmen Komcad untuk ASN!
-
Pramono Anung Ancam Pecat ASN yang Terbukti Jadi Calo Rekrutmen Damkar
-
ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?
-
ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang
-
Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Gunakan Nama 'Volcano', Durian Unggulan Sulawesi Tengah Bersiap Miliki Identitas Hukum
-
Nasabah Mendapatkan Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Warga Evakuasi Korban dari Kolong Truk di Makassar: Balita Tewas, Tiga Luka-Luka
-
Pemuda Tewas Tertembak Saat Tawuran di Makassar, 11 Polisi Diperiksa Propam
-
Petani Bulukumba Optimistis Bisa Panen Padi 3 Kali Setahun