Korban koma akibat kecelakaan lalu lintas diduga dilecehkan oleh perawat di Puskesmas Kampili, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Videonya viral di media sosial [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Ia mengaku korban sempat tidak sadarkan diri selama 18 jam. Namun saat ini kondisinya mulai berangsur pulih.
Imran pun meminta maaf atas viralnya video tersebut. Imran mengatakan sudah menskorsing perawat tersebut selama sebulan sebagai bentuk sanksi.
Imran juga meluruskan istilah "njir" yang diucapkan perawat di video itu. Menurutnya, itu hanyalah kata-kata gaul.
"Dia (pasien) kan menendang petugas. Jadi (petugasnya) kaget dan bilang njir, bukan anjing. Biasa, itu kan bahasa gaul, kalau kita biasa bilang astaga," sebutnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Gubernur Sulsel Luncurkan Beasiswa Yatim-Piatu 2026: Tanpa Biaya, Ini Syarat dan Cara Daftar
-
Lokasi PSEL Makassar Dievaluasi Ulang ?
-
Warga Makassar Heran Tagihan Listrik Naik Drastis Padahal Sering Mati Lampu
-
Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Masmindo Luwu
-
Kasus Korupsi Bibit Nanas: Kubu Eks Pj Gubernur Sulsel Serang Balik Perhitungan BPKP