SuaraSulsel.id - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman berkomitmen akan memberikan gaji dan tunjangan menteri pertanian ke yatim piatu.
Hal tersebut diungkapkan Mentan Amran pada acara santap malam bersama di gedung AAS Building di Makassar, Sabtu (28/10/2023).
"Pada kesempatan ini saya menyampaikan bahwa gaji dan tunjangan saya sebagai menteri akan saya serahkan kepada yatim piatu, itu komitmen saya," ungkap Andi Amran, saat menyampaikan sambutan.
Pernyataan itu langsung mendapat apresiasi oleh para tamu yang hadir diantaranya para keluarga, jajaran dari Kementan RI, kerabat dan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas). Juga hadir para direksi PT. Tiran dan karyawan beserta keluarga.
Andi Amran mengatakan, komitmen tersebut merupakan kelanjutan dari kebiasaan yang selama ini dilakukannya.
Sebab, bersama AAS Foundation Amran Sulaiman melakukan kerja-kerja sosial di berbagai lokasi dengan memberi bantuan ke fakir miskin, hafidz alquran, yatim piatu dan orang tua tunggal yang telah berumur (janda).
Amran Sulaiman dan AAS Foundation juga menyalurkan bantuan kemanusiaan pada korban kebakaran atau bencana alam.
Andi Amran Sulaiman Khawatir Krisis Pangan dan Energi
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menyampaikan kekhawatirannya terhadap krisis pangan dan energi yang melanda secara global.
Baca Juga: Pastikan Koordinasi dengan KPK Baik, Mentan Amran: Saya Ingin Pembangunan Pertanian Bisa Lebih Cepat
Hal tersebut diungkapkan Amran Sulaiman pada acara santap malam dan silaturrahim di gedung AAS Building di Makassar, Sabtu (28/10/2023).
"Kita harus menjaga ketahanan pangan karena bila terjadi krisis pangan akan melompat menjadi krisis politik," ungkap Amran.
Amran menjelaskan, saat ini banyak negara yang menahan bantuan atau ekspornya seperti India karena menjaga stabilitas pangan negaranya.
Di Indonesia, lanjutnya mengalami el Nino, kemarau panjang yang mempengaruhi produksi.
"Alhamdulillah kita mendapat berkah karena hari-hari pelantikan, kalimantan, Sulawesi dan Sumatra mulai hujan," katanya.
Amran berharap, dengan hujan yang turun, produksi pangan di Indonesia dapat meningkat sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri dan ekspor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Masuk Kategori Cukup Bebas, Sulsel Jadi Sorotan dalam Rakor Kemerdekaan Pers di Makassar
-
Tanpa Antre di Saudi! Jemaah Haji Embarkasi Makassar Kini Bisa Langsung ke Hotel
-
Andi Sudirman Canangkan Kota Parepare Pusat Pertumbuhan Baru Sulsel
-
Wow! Hampir 50 Persen Penduduk Sulsel Masuk Kategori Penerima Bansos
-
Proyek PSEL Makassar Rp3 Triliun Terancam Gagal, Investor Ancam Bawa ke Arbitrase Internasional