SuaraSulsel.id - Koleksi mobil antik milik Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono akhirnya resmi ditahan KPK hari ini, Kamis (21/9/2023). Terseret kasus gratifikasi, segini harta kekayaan Andhi Pramono yang capai angka Rp 14 miliar.
Sebelumnya, Andhi Pramono resmi ditahan oleh KPK pada Jumat (7/7/2023) lalu. Dirinya dituding menerima gratifikasi Rp 28 miliar ketika bekerja sebagai pejabat eselon III di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada tahun 2011-2022 lalu.
Dengan total gratifikasi yang ia terima, Andhi Pramono membeli rumah mewah dengan harga fantastis yaitu mencapai Rp 20 miliar di kawasan Jakarta Selatan serta berlian Rp 652 juta.
Tidak hanya itu, dirinya juga membeli polis asuransi seharga Rp 1 miliar dengan uang gratifikasi. Karena hal tersebut, Andhi Pramono dituding melakukan pencucian uang hingga kemudian resmi ditahan oleh KPK.
Baca Juga: Pertama Kalinya CPNS KPK Dibuka! Ini Daftar Formasi, Persyaratan dan Tata Cara Mendaftarnya
Pada penggeledahan hari ini, KPK menahan tiga unit mobil mewah milik Andhi Pramono yang ditemukan di ruko Green Land, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau.
Tiga mobil tersebut antara lain Jeep Hummer tipe H3 berwarna silver, mobil antik Morris Mini berwarna merah dan Toyota Roadster.
Harta kekayaan Andhi Pramono
Melihat data LHKPN yang dilaporkan oleh Andhi Pramono pada tahun 2022 lalu, Kepala Bea Cukai Makassar ini memiliki total harta kekayaan mencapai Rp 14.874.696.414.
Harta kekayaan Andhi Pramono ini mencakup tanah dan bangunan yang berada di Salatiga hingga Cianjur dengan total mencapai Rp 7.129.724.000.
Baca Juga: Irwan Mussry Diperiksa KPK, Begini Rekam Jejak Kehidupannya
Sedangkan harta kekayaan Andhi Pramono berupa alat transportasi dan mesin memiliki total 13 termasuk mobil dan motor. Total kekayaannya untuk kategori ini adalah Rp 1.863.000.000.
Harta bergerak lainnya milik Andhi Pramono memiliki total Rp 711.500.000. Dirinya juga memiliki surat berharga Rp 4.225.791.644 dengan kas dan setara kas Rp 944.680.770.
Berdasarkan laporan tersebut, harta kekayaan Andhi Pramono ini menunjukan bahwa Kepala Bea Cukai Makassar yang kini sedang ditahan KPK untuk kasus gratifikasi ini tidak memiliki hutang.
Berita Terkait
-
Pakar Jelaskan Alasan KPK Tak Perlu Ikuti RUU KUHAP Soal Penyadapan
-
Kritik Keterlibatan Ketua KPK di Danantara, PUKAT UGM: kalau Terjadi Korupsi Mau Bagaimana?
-
KPK Undur Batas Waktu Penyampaian LHKPN Bagi Pejabat Hingga 11 April 2025
-
Wali Kota Depok Izinkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, KPK: Mestinya Cegah Penyalahgunaan Fasilitas
-
KPK Buka Layanan Kunjungan dan Pengiriman Barang untuk Tahanan pada Hari Raya Idulfitri
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
Terkini
-
Rahasia Desa Wunut Klaten Berdaya dengan BRI dan Sejahterakan Warganya
-
Mudik Nyaman Tanpa Khawatir! Ini Upaya Polres Majene Jaga Rumah Warga Selama Libur Lebaran
-
Drama PSU Palopo: Bawaslu Desak KPU Diskualifikasi Calon Wakil Wali Kota?
-
Berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Minyak Telon Lokal Kini Go Global
-
Primadona Ekspor Sulsel Terancam! Tarif Trump Hantui Mete & Kepiting