SuaraSulsel.id - Fenomena suhu panas ekstrem di Indonesia banyak menyita perhatian publik karena berdampak pada kegiatan masyarakat. Tak terkecuali dengan yang terjadi di Kota Makassar.
Dari pantauan aplikasi info Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Minggu, 17 September 2023, terlihat temperatur udara berada di 32 derajat sampai 34 derajat celcius. Pada siang hari bisa mencapai 35 derajat celcius.
Hal tersebut yang membuat banyak masyarakat tetap mengeluh karena cuaca yang begitu panas. Padahal, suhu normal di kota Makassar berada di temperatur 28 derajat sampai 30 derajat celcius.
Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar Sitti Nurhayati mengatakan fenomena suhu dan cuaca panas yang terjadi di Makassar masih normal walau ada peningkatan.
Diperkirakan, cuaca seperti ini masih akan berlangsung hingga akhir bulan September.
"Cuaca panas karena didominasi oleh kondisi cerah berawan. Kami prediksi akan terjadi sampai akhir September," ujar Sitti, Minggu, 17 September 2023.
Ia menjelaskan suhu maksimum untuk Kota Makassar akan berada pada 36 derajat celcius. Namun kondisi ini masih dalam batas wajar.
"Suhu maksimumnya bisa sampai 36 derajat celcius. Namun saat ini masih pada 27 derajat sampai 34 derajat celcius," bebernya.
Diketahui, Indonesia saat ini sedang dilanda musim kemarau dengan suhu rata-rata bisa mencapai 37 derajat celcius. Salah satu faktornya karena perubahan iklim akibat pemanasan global yang menyebabkan panasnya cahaya matahari.
Baca Juga: Daftar Kantor Polisi di Makassar, Lengkap dengan Alamat dan Nomor Telepon
Kendati sedang dilanda gelombang panas, beberapa wilayah di kota Makassar justru masih terasa sejuk.
Kondisi ini bisa dirasakan di jalan Letjend Hertasning, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar dan kampus Universitas Hasanuddin, Kecamatan Tamalanrea, Makassar.
Selain dua wilayah tersebut, Jalan Batara Bira di Kecamatan Biringkanaya juga terasa sejuk saat pengendara melintas.
Penyebab wilayah ini terasa sejuk di tengah cuaca panas ekstrem, karena daerah tersebut masih dipenuhi banyak pohon hijau. Samping kiri dan kanan jalan tumbuh pohon besar yang menaungi jalan aspal.
Manfaat Pohon
Pohon memiliki berbagai manfaat yang sangat berarti saat cuaca panas. Beberapa manfaat utama pohon di tengah cuaca panas antara lain:
1. Penghalang Panas Matahari
Pohon-pohon yang berdaun lebat dapat memberikan perlindungan dari sinar matahari langsung. Berada di bawah rindang memberikan keteduhan dan membantu mendinginkan lingkungan sekitarnya.
2. Penyaring Udara
Pohon-pohon juga berperan sebagai penyaring alami udara. Mereka menangkap dan menyerap polusi udara serta gas-gas beracun. Ini membantu menjaga udara di sekitar area tersebut tetap bersih dan segar.
3. Mengurangi Efek Panas
Di kota-kota yang padat, adanya pohon-pohon dapat membantu mengurangi efek panas. Panas terjadi ketika kota menyerap panas dan mempertahankannya, membuat suhu udara lebih tinggi daripada daerah sekitarnya.
Pohon-pohon membantu mendinginkan kota dan mengurangi suhu secara keseluruhan.
4. Pemberi Naungan
Pohon-pohon memberikan tempat berlindung bagi manusia, hewan, dan tanaman lainnya.
Mereka memberikan tempat berlindung dari sinar matahari dan membantu menjaga tanaman lainnya tetap hidup selama cuaca panas yang ekstrem.
5. Meningkatkan Kualitas Hidup
Kehadiran pohon dalam lingkungan perkotaan dapat meningkatkan kualitas hidup penduduknya. Mereka menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, menarik, dan sehat untuk ditinggali.
6. Mengurangi Konsumsi Energi
Karena pohon memberikan naungan, penggunaan AC dan ventilasi buatan dapat dikurangi. Ini membantu mengurangi konsumsi energi dan menghemat uang.
7. Mendukung Ekosistem
Pohon adalah bagian penting dari ekosistem. Mereka menyediakan tempat tinggal dan makanan bagi berbagai jenis hewan dan serangga. Kehadiran pohon dapat mempertahankan keragaman hayati dan keseimbangan ekosistem.
8. Meningkatkan Kesejahteraan Mental
Berada di dekat pohon atau di bawah naungan pohon dapat memiliki efek menenangkan dan meredakan stres. Ini dapat meningkatkan kesejahteraan mental individu yang berada di sekitarnya.
Pohon-pohon tidak hanya memengaruhi suhu dan kenyamanan selama cuaca panas, tetapi juga memberikan banyak manfaat ekologis, sosial, dan ekonomis yang penting bagi masyarakat dan lingkungan.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Ratusan Umat Muslim di Makassar Sudah Rayakan Idulfitri Hari Ini, Ini Alasannya
-
An Nadzir Gowa Umumkan Rayakan Idulfitri 1447 H pada 20 Maret 2026
-
5 Rekomendasi Hotel di Bandung yang Cocok untuk Staycation Bareng Keluarga
-
Dampak Krisis Fiskal: Ribuan Pegawai PPPK di Sulbar WFH 2 Bulan
-
Mengapa PPPK Sulbar Tak Dapat THR? Ini Penyebabnya