Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Kamis, 31 Agustus 2023 | 15:29 WIB
Dokumentasi: Yusuf Gunco [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara Tambing]

"Ini ada upaya untuk melakukan pembayaran utang dengan diskon. Padahal bukti-bukti kita jelas sekali secara hukum bisa dipertanggungjawabkan," ujar Agus saat dikonfirmasi.

Agus menambahkan mereka mengapresiasi upaya PSM Makassar untuk membayar utang setelah ditagih berulang kali dengan berbagai cara.

Namun, kliennya mengaku sisa utang klub Pasukan Ramang itu totalnya Rp5,6 miliar, dari sebelumnya Rp14 miliar.

"Tapi kami apresiasi akhirnya mereka bisa merespon juga setelah dicuekin sekian waktu lamanya. Walaupun mau lolos dengan mendiskon utang," kata Agus.

Baca Juga: Tanggapi Wiljan Pluim Mangkir Latihan PSM, Ini Kata Bernardo Tavares

Sebelumnya diberitakan PSM Makassar diduga terlilit utang yang cukup besar. Kondisi keuangan klub berlambang Phinisi itu disinyalir goyang.

Masalah ini terungkap setelah Shesie Erisoya, mantan Sekretaris Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB) Munafri Arifuddin menguploadnya di media sosial. Wanita berparas ayu itu mengaku PSM punya utang sekitar Rp5,6 miliar.

Utang itu untuk membiayai sejumlah kegiatan PSM sejak tahun 2016-2019. Termasuk perbaikan lampu stadion Mattoanging untuk lolos verifikasi Liga 1.

Jumlah total utang manajemen PSM ke Shesie adalah Rp14,9 miliar. Namun, masih ada Rp5,6 miliar yang belum terselesaikan.

Agus Amri mengatakan uang itu diambil secara bertahap, tidak sekaligus. Kejadiannya sejak tahun 2016.

Baca Juga: Daftar Klub Tertua di Indonesia, Ada yang Terbentuk di Tahun 1900

Saat itu, kata Amri, PSM sedang mengalami kesulitan keuangan. Apalagi dengan jadwal pertandingan yang cukup padat.

Load More