SuaraSulsel.id - Nama Profesor Aswanto mendadak hilang dari daftar tiga besar Calon Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan yang dibahas Tim Penilai Akhir (TPA). Kabar itu beredar luas di media sosial.
Terkini, tiga nama yang kembali mencuat untuk menjadi Pj Gubernur Sulawesi Selatan semua berasal dari internal Kementerian Dalam Negeri.
Mereka adalah Dirjen Bina Pembangunan Daerah Restuardy Daud, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Bahtiar, dan Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Ekonomi dan Pembangunan La Ode Ahmad Pidana Bolombo.
Namun, nama-nama ini belum bisa dikonfirmasi kebenarannya. Sebab, sidang TPA belum digelar.
Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri juga enggan membeberkan tiga nama yang akan dibahas di sidang TPA.
"Belum bisa dibeberkan. Sidang TPA kan belum," ujar Benny saat dikonfirmasi, Kamis, 31 Agustus 2023.
Benny mengatakan penentuan pengganti Andi Sudirman Sulaiman rencananya diumumkan, Kamis, 31 Agustus 2023, hari ini atau besok Jumat 1 September 2023.
Sidang akan dipimpin langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo.
Nantinya, Presiden Jokowi akan menunjuk satu dari tiga nama yang disetor. Setelah itu akan dikeluarkan SK-nya oleh Kementerian Dalam Negeri.
Baca Juga: Jokowi Usul Ambil KUR Rp500 Juta Tanpa Jaminan
"Hari ini atau besok," jawabnya singkat.
Sebelumnya, nama Prof Aswanto menguat ditunjuk jadi Pj Gubernur Sulawesi Selatan. Sejumlah sumber mengatakan mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin itu akan menjadi Gubernur sementara menggantikan Andi Sudirman Sulaiman, yang habis masa jabatannya pekan depan.
Konon, Aswanto sudah beberapa kali dipanggil ke Istana Negara. Namun, Staf Ahli Kementerian Kominfo itu sendiri belum merespon kabar tersebut.
Suara.com masih berusaha mengkonfirmasi Aswanto, tapi belum ditanggapi.
Kabar Aswanto ditunjuk jadi Pj Gubernur Sulsel juga masih disangsikan sejumlah pihak. Sebab, dikabarkan PDIP ngotot mengajukan nama Bahtiar sebagai Penjabat.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Waduh! Pembangunan Stadion Sudiang Makassar Telat, DPR Minta Kontraktor Ngebut
-
Semua Potensi SAR Telah Dikerahkan Selamatkan Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
-
Kronologi Power Bank Berasap dan Mengeluarkan Percikan Api di Penerbangan Batik Air
-
7,8 Juta Rokok Ilegal Masuk Makassar, Modus Sembunyi di Peti Kemas Berhasil Dibongkar Bea Cukai
-
Saat Rumah Petani Luwu Timur Rata dengan Tanah Demi Ambisi PSN