Suryadi juga bertugas mengamankan dan memeriksa pengungsi dari Timor Timur yang hendak masuk ke Nusa Tenggara Timur. Di perbatasan, warga diperiksa dengan ketat apakah membawa senjata tajam atau tidak.
Namun, ia bersyukur setelah hampir satu tahun ditugaskan di operasi Seroja, Suryadi bisa pulang ke kota Makassar, Sulawesi Selatan dengan kondisi selamat. Namun, ia cukup sedih sebab harus menyaksikan tujuh orang temannya yang wafat di medan tempur.
Suryadi pensiun dengan pangkat AKBP pada tahun 2014 lalu. Saat ini aktif di organisasi legiun veteran RI Sulawesi Selatan.
Diketahui, Operasi Seroja adalah operasi militer berskala besar yang pernah dilakukan oleh Indonesia pada tahun 1975-1976. Perang ini diawali oleh revolusi anyelir yang melanda banyak wilayah koloni Portugis, termasuk Timor Timur.
Sebelum terbagi ke dalam faksi, wilayah ini bernama Timor Portugis. Partai Uniao Democratica Timorense (UDT) ingin Timor Portugis tetap menjadi wilayah Portugis dan Indonesia.
Sedangkan Frente Revolucionária de Timor-Leste Independente (Fretilin) ingin Timor Portugis merdeka sendiri. Sementara, Associação Popular Democrática de Timor (Apodeti), Partido Trabalhista, dan Klibur Oan Timor Aswain ikut seperti UDT.
Kondisi ini direspon serius oleh militer Indonesia. Menhankam/Panglima ABRI Jenderal TNI Maraden Panggabean kala itu mengeluarkan keputusan untuk menggelar operasi militer pada 4 Desember 1975.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Baca Juga: Sunat Hukuman Sambo Cs, MA Sudah Kirim Salinan Putusan Kasasi ke PN Jaksel
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Jusuf Kalla Minta Kebijakan Ekonomi Presiden Prabowo Dievaluasi Total
-
Jusuf Kalla: Perang Iran Bisa Berdampak Besar pada Ekonomi Indonesia
-
Kawal Proyek PSEL di Makassar, PT Grand Puri Indonesia Apresiasi Gubernur Sulsel
-
Dari Pondok Mertua ke Rumah Sendiri, Panduan Lengkap BRI KPR untuk Generasi Milenial
-
Rp9 Triliun untuk Renovasi Rumah, Fahri Hamzah: Jangan Lagi BAB di Tempat Terbuka