SuaraSulsel.id - Steve Raru, warga Toraja Utara, Sulawesi Selatan resmi ditetapkan jadi tersangka oleh Polisi. Sebelumnya, Steve dilaporkan oleh Bupati Torut, Yohanis Bassang.
Steve ditetapkan jadi tersangka kasus pengancaman setelah polisi melakukan gelar perkara, Selasa, 25 Juli 2023. Ia disangkakan pasal 335 dan 167 KUHPidana dengan ancaman satu tahun penjara.
"Sudah (tersangka). Ada enam orang saksi yang diperiksa termasuk saksi ahli," kata Kanit Tipidum Reskrim Polres Toraja Utara Aipda Ahmadi.
Kendati jadi tersangka, Steve hingga kini belum ditahan. Penyidik menganggap terlapor masih kooperatif.
Baca Juga: Andi Sudirman Tinjau Pembangunan Jembatan Sungai Malango Toraja Utara
Diketahui, kasus ini berawal dari ketersinggungan Bupati Torut Yohanis Bassang pada 13 Juni 2023 lalu. Ombas sapaannya, tak terima karena merasa diacungi kepalan tangan oleh tersangka.
Ombas mengaku saat kejadian, ia dan sejumlah pegawai sedang berada di halaman kantor. Bersiap untuk menggelar apel pagi.
Tiba-tiba, Steve lewat menggunakan mobil dan langsung mengacungkan kepalan tangannya dari mobil. Mantan Wakil Bupati Mimika itu merasa diancam.
"Jadi saya tanya kenapa?," ujar Ombas, beberapa waktu lalu. Tak lama, Steve kemudian turun dari mobilnya.
"Terus dia bilang, "hei Bassang, hei Bassang. Tentukan dimana kita ketemu," kata Ombas menirukan pernyataan Steve.
Baca Juga: Beredar Video Syahnaz Sadiqah Basah-basahan dengan Rendy Kjaernett di Toraja: Kayak Lagi Bulan Madu
Ombas menilai tindakan mantan tim suksesnya di Pilkada itu adalah bentuk pengancaman. Ia juga merasa dipermalukan di depan pegawainya.
Penjelasan Tersangka
Steve sendiri merasa kasus ini banyak janggalnya. Melalui kuasa hukumnya, Steve sudah melayangkan surat aduan ke Kapolda Sulawesi Selatan dan Kapolri.
Steve menjelaskan dia tidak pernah mengacungkan kepalan tangan ke Yohanis Bassang. Saat kejadian, dia sedang mengantar istrinya yang bekerja di kantor Bupati.
"Saya mau putar balik setelah antar istri ke kantor Bupati. Pas putar balik, saya lihat sudah mulai ramai di halaman untuk apel pagi," tuturnya.
"Biasanya kalau pagi kan cerah matahari, jadi saya kasih turun penghalang matahari di mobil. Karena kaca sedikit terbuka, saya angkat dan kasih naik lagi. Ternyata di sebelah kanan itu ada Bupati dan merasa diacungkan kepala tangan," jelas Steve.
Setelah kejadian itu, Steve diteriaki oleh Bupati. Ia lantas mengerem mobil dan menghampiri Bupati.
"Saya tanya, pak Bassang apa ada?. Dia langsung bilang, kamu pikir saya tidak lihat kamu angkat kepalan tangan?," katanya.
Steve pun mengelak. Mereka kemudian cekcok. Steve bilang tak ingin cari masalah dengan Bupati.
Steve lalu melaporkan balik Yohanis Bassang ke polisi dengan dugaan pencemaran nama baik.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka
-
Bawaslu Coret Calon Wakil Wali Kota Palopo di Pilkada! Kasus Napi Tersembunyi Terbongkar?