SuaraSulsel.id - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Selatan bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar mengamankan aset milik negara yang nilainya mencapai Rp6 miliar lebih.
Kepala Kanwil Kemenkumham Sulsel Liberti Sitinjak mengatakan, aset negara yang diamankan berada di Jalan Nuri Nomor 48, Kelurahan Mattoanging, Kecamatan Mariso, Kota Makassar.
"Ini adalah sinergi yang baik antara Kemenkumham dan Kejaksaan sehingga berhasil mengamankan aset miliaran rupiah sekaligus penertiban barang milik negara (BMN)," ujarnya.
Liberti mengatakan aset negara berupa tanah dengan luas 406 meter persegi bernilai Rp6,09 miliar itu diamankan oleh Kejari Makassar dengan melibatkan Kemenkumham Sulsel.
Dia menjelaskan bahwa aset tanah tersebut telah dimediasi dalam kurun waktu dua bulan berdasarkan berita acara mediasi pada Kamis, 9 Maret 2023 antara pihak Kemenkumham dengan pihak yang menguasai tanah tersebut.
"Tentunya hal ini menjadi langkah Kemenkumham yang terus berkomitmen dalam menertibkan aset negara milik Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel. Untuk itu ke depan, kami harapkan kerja sama dan sinergitas tetap terjaga," katanya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Andi Sundari mengatakan pihaknya menyerahkan tanah tersebut kepada Kanwil Kemenkumham Sulsel dengan sertifikat Hak Pakai Nomor 20008 dengan pemegang hak Pemerintah Republik Indonesia c.q Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia milik Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel.
"Setelah dua bulan dimediasi oleh jaksa pengacara negara (JPN), pihak yang menguasai tanah ini telah ikhlas menyerahkan tanah tersebut ke Kanwil Kemenkumham Sulsel," ujarnya.
"Ini kinerja yang luar biasa dari kerjabsama yang baik dan antusias Kanwil Kemenkumham Sulsel untuk mengamankan aset negara," ujarnya. (Antara)
Baca Juga: KPK Tetapkan Kepala Bea Cukai Makassar Jadi Tersangka Gratifikasi: Ada Alat Buktinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Zainal Arifin Mockhtar Jadi Guru Besar UGM, Jusuf Kalla: Kritik Bagian dari Demokrasi
-
Imbauan Gubernur Sulsel Selama Ramadan: Perkuat Kepedulian ke Fakir Miskin
-
Mantan Bupati Konawe Utara Diperiksa Kejagung Terkait Izin Tambang di Hutan Lindung
-
Surat Lusuh Warga Sinjai Minta Beras dan Garam, 7 Hari Tak Makan Nasi Anak Sakit
-
Jusuf Kalla: Sarjana Harus Jadi Pencipta Lapangan Kerja