SuaraSulsel.id - Banyak cara dilakukan suporter PSM Makassar untuk merayakan juara Liga 1 Indonesia. Seperti yang dilakukan para seniman jalanan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Puluhan seniman jalanan di Makassar melukis mural di tembok setinggi 6,7 meter sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan skuad Juku Eja di Liga 1. Lukisan dinding itu terletak di Bundaran Pabaeng-baeng.
Mereka melukis wajah pelatih Bernardo Tavares, kapten Wiljan Pluim dan Muhammad Arfan sebagai kapten kedua. Mural tersebut diinisiasi oleh Ritus street, Aliastiga, Cenkster, Lipow, Lilyash, Nesta, Ensa, Marsx dan Aron.
"Kami merespon pencapaian PSM yang baru kembali juara liga selama 23 tahun. Ini sebuah apresiasi kami dari sekumpulan seniman street art Makassar," ujar Program Director Ritus, Adin saat dihubungi, Minggu, 16 April 2023.
Adin menceritakan awal mula ide itu berawal dari Ritus Street sejak bulan lalu. Sebagai pendukung PSM, menurutnya, mereka harus melakukan sesuatu untuk mengapresiasi Wiljan Pluim dan kawan-kawan.
PSM sendiri sudah diprediksi akan mengunci gelar juara Liga 1 2022/2023, setelah bermain di 14 laga tanpa kekalahan.
"Sejak bulan lalu itu kami sudah riset dan cari tembok yang pas. Kebetulan tembok itu ada di (jalan) protokol, punya keturunan Tionghoa namanya Pak Rusdi. Dia bilang sudah nonton PSM sejak tahun 1970, jadi begitu tahu kita mau gambar mural pemain, dia senang sekali," beber Adin.
Awalnya ada beberapa opsi yang akan digambar di tembok toko itu. Kata Adin, ada yang mengusulkan cukup kata-kata atau karakter.
Namun karena keterbatasan waktu dan tenaga, para seniman memutuskan menggambar tiga figur.
Baca Juga: Jalan Panjang PSM Makassar Akhirnya Juara Liga 1 Indonesia 2022/2023
"Akhirnya pilihan jatuh ke coach Bernardo yang berhasil melukis sejarah setelah 23 tahun, Wiljan Pluim, sang kapten yang sangat loyal dan kapten kedua yaitu M Arfan, karena dedikasinya di PSM," tutur Adin.
Ia mengaku butuh waktu selama seminggu untuk pengerjaan mural raksasa itu. Mulai dari scaffolding sampai finishing.
Proses pengerjaan pun bisa lebih singkat. Namun cuaca buruk jadi kendalanya.
Adin menambahkan ini adalah pencapaian terbesar mereka selama berkarya. Selama ini, mereka belum pernah melukis sebesar itu.
"Alhamdulillah, Sabtu kemarin sudah selesai dan ini pencapaian terbesar kami dalam berkarya," tuturnya.
Seperti diketahui, PSM sudah dipastikan juara Liga 1 musim 2022/2023. Di pertandingan terakhir, Juku Eja akan menjamu Borneo FC di Gelora BJ Habibie, Minggu, 16 April 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Saksi Sejarah Konflik Poso-Ambon Buka Suara Soal Polemik Ceramah Jusuf Kalla: Tidak Masuk Akal..
-
Merajalela dan Resahkan Warga, Aksi Premanisme Jukir Liar di Pelabuhan Makassar
-
9 Langkah Antisipasi Warga Gorontalo Utara Menghadapi Kemarau Panjang
-
Gubernur Sulsel: Enrekang Harus Tumbuh Lewat Pertanian dan Infrastruktur
-
12 Fakta Penting KLB Campak di Sulsel: 1.304 Kasus, Empat Daerah Berstatus Darurat