SuaraSulsel.id - Seorang istri polisi atau anggota Bhayangkari bernama Ernawati ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik. Terhadap tiga orang anggota polisi.
Ernawati diduga telah mencemarkan nama baik tiga anggota polisi bernama Ipda Sangkala, Briptu Kamarrudin, dan Brigpol Andi Mapparumpa.
Setelah mengunggah konten di TikTok dengan tagar #percumalaporpolisi kemudian menampakkan tiga wajah anggota polisi yang bertugas di Mapolres Sinjai.
Mengutip portalmedia.id -- jaringan Suara.com, Ernawati tidak terima kematian kakaknya bernama Kahar pada tahun 2019. Sebelum meningga dunia, Kahar sebelumnya ditangkap pihak kepolisian pada 29 Juli atas kasus pencurian nasabah bank. Saat itu, Kahar diamankan di Kota Makassar.
Kahar merupakan residivis dan sudah dipenjara di Kabupaten Jeneponto dan Sulawesi Tenggara.
Usai diamankan, petugas melakukan pengembangan barang bukti ke Kabupaten Jeneponto. Di pertengahan jalan tepatnya di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Kahar disebut izin untuk buang air kecil. Pada saat hendak buang air kecil, ia berusaha lari dan mendorong petugas kepolisian.
"Saat itu dilakukan tembakan peringatan sebanyak tiga kali. Karena dihiraukan, akhirnya diberikan tindakan tegas dengan melumpuhkan lutut sebelah kiri," ungkap Direktur Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulsel, Kombes Pol Jamalauddin Farti saat menggelar jumpa pers di Mapolda Sulsel, Senin (6/3/2023).
Setelah ditembak, Tim Reskrim Polres Sinjai berupaya membawa Kahar ke Rumah Sakit Bhayangkara dan dilakukan tindakan medis.
"Namun saudara Kahar dinyatakan meninggal dunia saat itu. Usai meninggal, akan dilakukan autopsi oleh Polres Sinjai, namun dari pihak keluarga menolak. Termasuk Ernawati menolak untuk autopsi dan semuanya sudah bertandatangan. Termasuk orang tua Kahar," katanya.
Berselang tujuh bulan kemudian, pada Februari 2020 Ernawati membuat laporan bahwa kakaknya dibunuh.
"Kemudian dilakukan penyelidikan dan penyidikan dari Reskrim Polda. Setelah memeriksa beberapa saksi kemudian gelar perkara, tidak cukup bukti akhirnya dihentikan pada Oktober 2020. Karena itu bukan tindakan pembunuhan," bebernya.
Bahkan, kata dia, pihak keluarga pernah datang ke Polda dan menyatakan keberatan sikap dari Ernawati.
"Baik dari ibu, istri dan kakanya (Kahar) merasa keberatan dengan pernyataan Ernawati. Kasus ini juga sudah dilakukan klarifikasi dari berbagai lembaga pengawas baik internal maupun eksternal. Baik dari Propam Polda Sulsel, Mabes Polri. Eksternal baik dari Ombudsman, LPSK, Kompolnas. Terkait dengan perkara kemudian dihentikan penyelidikannya di Polda Sulsel," tandasnya.
Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Helmi Kwarta mengatakan, Ernawati ditetapkan sebagai tersangka atas dasar laporan tiga anggora polisi tersebut.
"Ernawati membuat kegiatan di media sosial (Medsos) Tik Tok dengan menampilkan foto Sangkala, Andi Mapparumpa, Kamaruddin (anggota Polres Sinjai) dengan mengatakan para anggota polisi ini yang membunuh kakaknya," ungkap Helmi.
Berita Terkait
-
Ramai Dugaan Pelaku Penganiayaan Pelajar Dipaksa Tenggak Miras Oplosan Hingga Tewas, Polda Sulsel Buka Suara
-
Polda Sulsel Pastikan Pelaku Penganiaya Pelajar yang Dipaksa Minum Miras hingga Tewas Bukan Anak Anggota Polri
-
Modus Haerul 5 Tahun Jadi Polisi Gadungan: Tipu Istri Hingga Anggota Polsek Tamalate, Pergi Malam Ikut Penggerebekan
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Usai Dilantik Jadi Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin Langsung Dihadapkan PR Besar
-
Ikan Endemik Terancam Punah, Aturan Pelepasliaran Ikan Asing Diperketat
-
850 Alat Perekam Pajak Disebar di Palu, Sasar Restoran hingga Tempat Hiburan
-
Nyaris Putus Sekolah Karena Ayah Sopir dan Ibu di Malaysia, Senyum Hudiana Merekah di Sekolah Rakyat
-
Darmawangsyah Muin Dilantik Jadi Bupati Gowa Sore Ini