Direktur Manajemen Risiko BRI, Agus Sudiarto. (Dok: BRI)
“Misal ekspor komoditas masih bertumbuh, maka industri perbankan bisa jadi masih bisa tumbuh dan membukukan (pertumbuhan) laba,” ujarnya.
Indonesia sendiri diproyeksikan mampu menghadapi tantangan ekonomi global. Hal ini terlihat dari optimisme berbagai pihak. Riset media ekonomi terkemuka dunia, Bloomberg, menyatakan kemungkinan resesi Indonesia sangat tipis tahun ini yang hanya sekitar 3%.
Bank Indonesia juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional berada di kisaran 4,5%-5,3% pada 2023. Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan kredit perbankan tahun ini tumbuh sekitar 10%-12%, yang didukung oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sekitar 7%-9%.
Berita Terkait
-
Penjualan SBR012 oleh BRI Diharapkan Dapat Tingkatkan Pengembangan Pasar SBN Domestik
-
Tahun Ini BRI Jadi Mitra Distribusi Penjualan Saving Bond Ritel Seri SBR012
-
Era Digital, Penjualan SBR012 melalui BRImo Sebesar 42,82% dari Total Transaksi
-
BRI Sediakan Fitur e-SBN di BRImo untuk Jawab Kebutuhan Nasabah Bertransaksi di Era Digital
-
Lampaui Target, Penjualan SBR012 oleh BRI Sentuh Rp2,1 Triliun
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!