SuaraSulsel.id - Cerita ini semestinya menjadi pelajaran bagi pria yang ingin melakukan booking online (BO) jika tidak ingin celaka. Seorang pia di Kota Kendari menjadi bulan-bulanan waria di salah satu perumahan yang berada di Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Muna, Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sulteng).
Pria yang diketahui berinisial LMA menjadi bulan-bulanan waria karena tidak memiliki uang saat melakukan open BO. Kejadian yang berlangsung pada Sabtu (14/1/2023) sekira jam 15.00 WIB tersebut menjadi viral dan tersebar di grup-grup WhatsApp (WA).
LMA disebut 'memesan' seseorang orang waria yang tidak diketahui identitasnya melalui aplikasi MiChat.
Setelah menjalin komunikasi, keduanya janjian bertemu di salah satu rumah di kawasan Bonggeya yang ternyata merupakan kontrakan waria tersebut.
Ketika LMA tiba di kontrakan, waria tersebut meminta bayaran.
Namun LMA mengaku tidak memiliki uang dan tidak sempat berhubungan badan dengan waria tersebut.
"Karena tidak punya uang, waria tersebut marah lalu memanggil satu orang rekannya dan melakukan penganiayaan terhadap korban," ujar Kapolresta Kendari Kombes Pol Muhammad Eka Faturahman seperti dikutip Telisik.id-jaringan Suara.com.
Kemudian kedua waria tersebut meminta handphone milik korban, sebagai jaminan menyuruh korban mencari uang.
Saat berhasil keluar, korban memutuskan untuk melaporkan kejadian yang dialaminya ke kantor Polresta Kendari.
Baca Juga: Heboh Wulan Guritno 'Open BO', Netizen Dibuat Panas Dingin
Namun, korban saat ini sudah mencabut laporannya karena handphone miliknya telah dikembalikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
200 Rumah Disulap Jadi Kampung Warna-Warni, Wajah Baru Pintu Masuk Makassar
-
300 Kilometer Jalan Rusak Langsung Tuntas Lewat Program MYP
-
Kisah Daeng Raba, Penjual Balon yang Merasakan Dampak MYP Sulsel
-
Evaluasi 1 Tahun Tragedi DPRD Makassar, Appi Sentil Pentingnya Respons Cepat ke Masyarakat
-
Seperdua Gunung Lakawan Enrekang Hangus Terbakar, Petugas Terkendala Tebing Terjal