SuaraSulsel.id - B, oknum polisi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan diamankan polisi. Ia menikam warga karena tak terima diumpat.
Peristiwa itu dibenarkan oleh Kapolres Luwu, AKBP Arisandi. Saat ini pelaku sudah diamankan bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).
Kata Arisandi, kasus itu terjadi pada Rabu, 14 Desember 2022 di desa Ulo-ulo, Belopa. B emosi karena dikata-katai oleh korban.
"Dari hasil pemeriksaan pelaku ini emosi karena diumpat dengan ucapan kasar oleh korban," ujar Arisandi, Kamis, 15 Desember 2022.
Kasus itu bermula saat korban tengah berpapasan dengan pelaku. Karena pengaruh mabuk, ia menggeber-geber gas motor.
Pelaku lantas menegur korban. Tak terima ditegur, korban melontarkan kata-kata kasar.
B lalu terpancing emosinya. Ia kemudian menganiaya korban dan menikamnya dengan sebilah pisau dapur yang selalu dibawa di motornya.
"Korban ini habis motoran dia, katanya mabuk. Habis itu ketemu sama anggota kita di Polres. Keluarlah kata-kata kasar dari korban. Sambil menggeber motornya. Di situ anggota ini terpancing," ujarnya.
Arisandi mengaku pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Seksi Propam. Apakah pelaku akan dijatuhi sanksi disiplin atau etik.
Baca Juga: 14 Tahun Iptu Umbaran Nyamar Jadi Wartawan, Dirut: TVRI Jawa Tengah Benar-benar Tidak Tahu Dia Intel
"Tentu ada sanksi disiplin karena awalnya itu pelaku ini berpakaian dinas. Jadi kita masih nunggu hasil apakah yang bersangkutan ini mau (disanksi) etik atau hanya disiplin," sebutnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Masuk Kategori Cukup Bebas, Sulsel Jadi Sorotan dalam Rakor Kemerdekaan Pers di Makassar
-
Tanpa Antre di Saudi! Jemaah Haji Embarkasi Makassar Kini Bisa Langsung ke Hotel
-
Andi Sudirman Canangkan Kota Parepare Pusat Pertumbuhan Baru Sulsel
-
Wow! Hampir 50 Persen Penduduk Sulsel Masuk Kategori Penerima Bansos
-
Proyek PSEL Makassar Rp3 Triliun Terancam Gagal, Investor Ancam Bawa ke Arbitrase Internasional