SuaraSulsel.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan pendataan dampak bencana gempa bumi yang berkekuatan 5,5 magnitudo. Mengguncang wilayah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Minggu (20/11) malam.
"Ada beberapa lokasi yang terdampak bencana gempa karena ada rumah penduduk yang rusak. Tim pendataan dari BPBD sudah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kupang, Semy Tinenty ketika dihubungi di Kupang, Senin 21 November 2022.
Ia mengatakan gempa bumi tektonik yang berkekuatan 5,5 magnitudo merusak rumah penduduk di wilayah Retraen, Sahraen, dan Sonraen Kecamatan Amarasi Selatan.
Menurut dia rumah penduduk yang rusak kemungkinan cukup banyak karena ketika wilayah itu yang merasakan getaran gempa yang cukup besar terjadi di wilayah Amarasi Selatan.
"Menyangkut jumlah rumah penduduk yang rusak masih dalam pendataan tim BPBD," kata Semi Tinenty.
Dia mengatakan sesuai data awal dari tim di lapangan terdapat sejumlah rumah warga ada yang rusak total akibat gempa bumi yang terjadi pada Minggu (20/11) malam itu.
"Ada rumah warga di lokasi yang terdampak rata dengan tanah akibat hantaman gempa yang juga dirasakan di wilayah Kota Kupang itu," kata Semi Tinenty.
Sementara itu Yos Niti salah seorang warga Sahraen Kecamatan Amarasi Selatan mengatakan, guncangan gempa pada saat kejadian sangat keras. Sehingga warga setempat sempat kesulitan untuk keluar rumah guna menyelamatkan diri.
Menurutnya guncangan gempa saat kejadian merupakan guncangan terbesar selama ini yang melanda wilayah Amarasi Selatan.
Baca Juga: PLN: Sebanyak 366 Ribu Listrik Pelanggan Padam Akibat Gempa Bumi Cianjur
"Gempa yang terjadi selama ini tidak seperti yang terjadi pada Minggu (20/11) malam. Guncangan gempa yang terjadi kali ini sangat besar sekali," kata Yos Niti. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Gara-gara Asap, 1.070 Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Gagal Terbang
-
Uang Melayang Setengah Miliar Lebih, Janji Lulus Kedokteran Unhas Ternyata Cuma Tipu-tipu
-
Mantan Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa Resmi Masuk Penjara 3 Tahun
-
Penimbunan BBM di Bulukumba Diduga Libatkan Anggota Polri
-
Bahtiar Baharuddin Bantah Cawe-cawe Proyek Bibit Nanas Rp52,4 Miliar