“Dari 315 orang taruna baru, berasal dari 7 program studi,” kata Darwis.
Adapun rinciannya; Prodi D3 Studi Nautika sebanyak 96 orang, prodi D3 Permesinan Kapal 96 orang, D3 Manajemen Pelabuhan 34 orang, D4 Transportasi Laut 83 orang, D3 Manajemen Logistik 2 orang, serta prodi Bisnis dan Logistik Maritim 4 orang.
Tak hanya melantik taruna baru, pada momen tersebut juga dilankukan pelantikan kenaikan tingkat taruna lama yakni angkatan 2021 dan angkatan 2020.
Mereka adalah; naik tingkat I ke tingkat II sebanyak 252 orang dengan rincian Studi Nautika 87 orang, Permesinan Kapal 60 orang, Manajemen Pelabuhan 40 orang, D4 Transportasi Laut 65 orang.
Kemudian naik tingkat II ke tingkat III sebanyak 278 orang dengan rincian; Studi Nautika 67 orang, Permesinan Kapal 78 orang, Manajemen Pelabuhan 58 orang, D4 Transportasi Laut 75 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Dari Sabrina hingga BRImo, Inovasi Layanan BRI Berbuah 36 Penghargaan
-
Anak Buah Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM di Bali: Jangkar Kapal Tersangkut
-
Wajah Baru Jalan Burung-Burung ke Bili-Bili Gowa, Kini Lebih Cantik dan Penuh Warna
-
Maling Kabel Tembaga Berkedok Petugas PLN di Sigi Akhirnya Tertangkap
-
JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas