SuaraSulsel.id - Kapolres Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, AKBP Juprisan Pratama Ramadhan Nasution, mengimbau warga di wilayah kepulauan. Ikut mengawasi aktivitas pemboman ikan di perairan tersebut.
"Cara efektif melawan aktivitas pemboman ikan adalah dengan melakukan pengawasan bersama. Masyarakat agar tidak tinggal diam. Segera laporkan ke kepolisian jika menemukan aktivitas terlarang itu," kata Juprisan, di Gorontalo, Jumat 18 November 2022.
Ia didampingi Wakapolres Kompol Nikson Yusuf, beserta jajaran, menjumpai masyarakat di Kecamatan Ponelo Kepulauan.
Diantaranya, warga Dusun Baruga, Desa Malambe, pada kegiatan penyuluhan hukum yang disebut 'Jumat Curhat bersama Polres Gorontalo Utara'.
Baca Juga: Mahasiswi Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo Alami Pelecehan Seksual di Tempat Magang
Aktivitas perikanan tangkap di wilayah itu, cukup tinggi. Sehingga nelayan diminta tetap menerapkan aktivitas ramah lingkungan.
"Jika ada oknum pengguna bom untuk menangkap ikan, agar warga tidak sungkan melapor. Sebagai langkah mencegah aktivitas berbahaya dan merusak ekosistem bawah laut tersebut," katanya.
Warga khususnya nelayan tangkap diharapkan ikut menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah kepulauan apalagi menjelang pergantian tahun.
Keramaian yang juga akan mewarnai wilayah kepulauan, agar dapat dilakukan dengan tertib.
Jika ingin merayakan malam pergantian tahun, agar dilakukan dengan teratur untuk mencegah gangguan keamanan.
Baca Juga: Lempar Bom Bondet ke Rumah Petugas Lapas Kelas I Malang, Aksi 2 Pelaku Boncengan Terekam CCTV
Pihak Polres pun akan terus melakukan sosialisasi penyuluhan hukum untuk mengantisipasi tindak kriminalitas di seluruh wilayah, khususnya pulau-pulau berpenghuni maupun pulau-pulau sebagai destinasi wisata di daerah itu.
"Jika ditemukan aktivitas yang akan memicu gangguan keamanan di desa, agar warga tidak mengatasi sendiri. Namun diharapkan melaporkan ke pemerintah desa maupun pihak berwajib untuk ditindaklanjuti dengan cepat," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Beda Timnas Indonesia dengan China di Mata Pemain Argentina: Mereka Tim yang Buruk
- Ibrahim Sjarief Assegaf Suami Najwa Shihab Meninggal Dunia, Ini Profilnya
- Riko Simanjuntak Dikeroyok Pemain Persija, Bajunya Hampir Dibuka
- Pencipta Lagu Tagih Royalti ke Penyanyi, Armand Maulana: Padahal Dulunya Memohon Dinyanyikan
- Berapa Biaya Pembuatan QRIS?
Pilihan
-
Bobotoh Bersuara: Kepergian Nick Kuipers Sangat Disayangkan
-
Pemain Muda Indonsia Ingin Dilirik Simon Tahamata? Siapkan Tulang Kering Anda
-
7 Rekomendasi HP Rp 5 Jutaan Terbaik Mei 2025, Memori Lega Performa Ngebut
-
5 Mobil Bekas Murah di Bawah Rp80 Juta, Kabin Longgar Cocok buat Keluarga Besar
-
Simon Tahamata Kerja untuk PSSI, Adik Legenda Inter Langsung Bereaksi
Terkini
-
5 Maklumat MUI Kota Makassar Terkait LGBT
-
Rumah Digeledah di Makassar Terkait Kasus Kredit PT Sritex
-
Selvi Ananda Dua Kali Salah: Sulawesi Disebut Sumatera, Ini Reaksi Hadirin
-
Dari Lomba Masak Jadi Jutawan: Kisah Inspiratif Ibu Rumah Tangga Ubah Kelor Jadi Cuan
-
20 Orang Jaga Sapi Kurban Presiden Prabowo! Ini Alasan Juventus Jadi Pilihan Istimewa