"Saldo awal saya Rp2 miliar lebih. Pas mau ditarik, ternyata saldonya nol. Saya kaget karena saya tidak pernah ganggu itu uang," ujarnya.
Ia mengaku sudah menanyakan hal tersebut ke pegawai yang mengajaknya untuk menabung. Namun ia tak mendapat jawaban pasti.
Pegawai berinisial H yang ditemuinya berdalih saldo tidak akan terbaca di rekening jika mengikuti program Hold. Karena tak puas, Nirmala melaporkan kejadian tersebut ke Polda Sulawesi Barat pada Senin, 7 November 2022.
Setelah ditelusuri, korbannya tak hanya Nirmala. Namun ada sekitar 30 nasabah lainnya.
"Saya dan beberapa korban lainnya sudah datang ke Kantor Bank Sulselbar tapi tidak ada jawaban pasti yang diberikan pihak bank," ungkapnya.
Kata Nirmala, kerugian yang dialami korban bermacam-macam. Mulai dari Rp100 juta hingga Rp2 miliar. Uang mereka raib dan saldo tersisa 0.
"Kerugian bermacam-macam. Ada yang Rp100 juta, Rp500 juta, dan miliaran," terangnya.
Kontributor: Lorensia Clara Tambing
Baca Juga: 3 Tahun Menabung di Bank Sulselbar, Uang Nasabah Rp2 Miliar Berubah Jadi Rp0
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kepala Ditutup Tangan Diborgol, Begini Proses Pemindahan 79 Napi Paling Berbahaya ke Nusakambangan
-
PPA Sulsel: Pelaku Kekerasan Anak Harus Diproses Hukum
-
Sering Delay? INACA Ungkap Mengapa Penerbangan di Indonesia Begitu 'Unik' dan Sulit Tepat Waktu
-
Basarnas Kerahkan RB 220 dari Mataram Perkuat Operasi SAR KM Nurul Salsa
-
Rp500 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah di Sulawesi Tenggara