SuaraSulsel.id - Seorang ABG berusia 16 tahun berinisial B tega memperkosa seorang perempuan berusia delapan tahun di Kota Ambon, Maluku. Polisi menahan B yang ditangkap pada Sabtu (15/10/2022).
ABG tersebut kini diamankan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Unit Buru Sergap Satreskrim Polresta Ambon. Sementara korban dirawat di salah satu rumah sakit di Ambon.
"Hari Sabtu 15 Oktober 2022 dini hari telah diamankan B (16), pelaku anak (tersangka) tindak pidana persetubuhan dan atau percabulan terhadap korban anak inisial A berumur 8 tahun," ungkap Kasat Reskrim Polresta Ambon, AKP Mido Manik seperti dikutip Terasmaluku.com-jaringan Suara.com, Senin (17/10/2022).
Mido mengemukakan, penangkapan terhadap B dilakukan polisi berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/503/X/2022/SPKT/Resta Ambon/Polda Maluku, tertanggal 14 Oktober 2022.
Baca Juga: Kesaksian Susi ART: Tangan Asing Buka Pintu Kamar dan Putri Candrawathi Tak Berdaya
Dari keterangan Mido, kasus pemerkosaan tersebut terjadi di salah satu kawasan Kecamatan Sirimau, Kota Ambon pada Jumat (14/10/2022) lalu.
Peristiwa bejat tersebut terungkap saat korban terkuak setelah suster di salah satu puskesman melakukan pemeriksaan terhadap korban yang ketika itu dibawa ibu korban berinisial N. Korban dibawa ke puskesmas, lantaran N melihat perilaku putrinya yang murung di teras rumah.
Saat dihampirinya, korban sempat menolak dan kemudian digendong. Saat digendong itulah, N terkejut lantaran melihat darah di celana korban serta dan lantai tempatnya duduk. Ketika ditanya, korban mengaku tertusuk palu.
Setelah diperiksa sang ibu, ternyata darah tersebut keluar dari alat vital korban. Melihat hal tersebut, ibu korban membawanya ke kamar mandi untuk dibersihkan, namun darah terus keluar dari alat vital korban hingga akhirnya dilarikan ke salah satu puskesmas.
Saat berada di puskesmas, akhirnya terkuak jika pendarahan tersebut terjadi karena pemerkosaan, setelah seorang suster di puskesmas membeberkan, luka yang terjadi pada alat vital korban bukan disebabkan benda tajam, melainkan disebabkan benda tumpul.
Baca Juga: Eksepsi Ferdy Sambo Sebut Brigadir J Buka Paksa Baju dan Banting Putri Candrawathi
"Saat di puskesmas suster yang memeriksa korban mengatakan luka pada kemaluan korban bukan karena tertikam paku melainkan karena ada benda tumpul yang masuk (disetubuhi)," katanya.
Berita Terkait
-
Denny Landzaat Pulang Kampung ke Ambon: Diarak Warga hingga Pidato Bahasa Indonesia
-
Seorang Pria Paruh Baya Diciduk Polisi Usai Lalukan Rudapaksa Terhadap Anak SMP
-
Kronologi Pemerkosaan Jurnalis Juwita Sebelum Dibunuh, Terduga Pelaku Anggota TNI AL
-
Jaringan Predator Seks Anak di NTT: Sosok VK Diduga Jadi 'Makelar' Eks Kapolres Ngada!
-
Kasus ABG Digilir di Asrama Polisi, Komisi VIII DPR: Di Mana Lagi Anak-anak Merasa Aman?
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Rahasia Desa Wunut Klaten Berdaya dengan BRI dan Sejahterakan Warganya
-
Mudik Nyaman Tanpa Khawatir! Ini Upaya Polres Majene Jaga Rumah Warga Selama Libur Lebaran
-
Drama PSU Palopo: Bawaslu Desak KPU Diskualifikasi Calon Wakil Wali Kota?
-
Berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Minyak Telon Lokal Kini Go Global
-
Primadona Ekspor Sulsel Terancam! Tarif Trump Hantui Mete & Kepiting