SuaraSulsel.id - Bupati Buton Utara Ridwan Zakariah dan Wakil Bupati Buton Utara Ahali diduga tidak harmonis. Dalam menjalankan pemerintahan.
Mengutip Telisik.id -- jaringa Suara.com, hal tersebut mencuat karena Wakil Bupati Ahali tidak hadir. Saat pelantikan 4 pejabat administrator dan 20 pejabat pengawas oleh bupati, di pelataran Rujab bupati, Sabtu (15/10/2022).
Pasangan yang berakronim RIDA, sejak kampanye hingga dilantik untuk menjalankan tugas pemerintahan di Buton Utara, keduanya sangat akur dan penuh keharmonisan.
Walaupun latar belakang mereka berbeda. Bupati Ridwan Zakariah sebagai ASN berpengalaman, sedangkan Wakil Bupati Ahali berasal dari kepolisian.
Dengan tidak hadirnya wakil bupati, banyak kalangan memprediksi bahwa Ridwan Zakariah dan Ahali sudah pecah kongsi dalam mengelola pemerintahan di Buton Utara.
Akibat momentum perhelatan politik 2024 mendatang, pendukung bupati sudah mulai mengatur strategi. Diduga untuk menjegal langkah Wakil Bupati Ahali.
Wakil Bupati Ahali saat dikonfirmasi mengaku sedang berada di luar daerah. Dia mengaku tidak tahu menahu jika di Buton Utara ada pelantikan pejabat oleh Bupati Ridwan Zakariah.
"Maaf saya tidak tahu pelantikan. Karena saya masih berada di luar daerah dalam rangka tugas, mungkin saja ada hal yang perlu dan mendesak sehingga tindakan administratif perlu dilakukan dan terkait pergantian ASN itu domain BKPSDM dan Sekda dan kaitan hal itu saya belum tahu, sekali lagi maaf ya, mungkin lebih jelasnya ditanyakan ke Pak Sekda atau ke bupati," kata Wakil Bupati Ahali, Sabtu (15/10/2022).
Jawaban Wakil Bupati Ahali makin menguatkan ketidakharmonisan tersebut. Karena sangat aneh, jika Wakil Bupati tidak tahu ada pelantikan pejabat.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Buton Utara, Asrif Atmin membenarkan Wakil Bupati Ahali sedang berada di luar daerah.
Baca Juga: Ridwan Kamil Bantah Ibu Kota Provinsi Jabar Pindah ke Tegalluar, Begini Penjelasannya
"Iya beliau dinas luar," singkat Asrif Atmin melalui WhatsApp.
Namun Asrif belum menjawab pertanyaan soal dugaan ketidakharmonisan Wakil Bupati Ahali dan Bupati Ridwan Zakariah.
Sementara Bupati Ridwan Zakariah untuk dimintai tanggapannya belum berhasil dihubungi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik
-
Diserang Pansus Hak Angket, Bupati Gowa Husniah Talenrang: Jangan Sentuh Ranah Pribadi Saya