SuaraSulsel.id - Kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM terus mendapat penolakan dari sejumlah pihak. Aksi demonstrasi besar-besaran masih terus terjadi.
Di Makassar, rencana demonstrasi menolak kenaikan BBM terus dilakukan hingga hari ini. Kamis, 8 September 2022, ratusan pengunjuk rasa memberitahukan kepada polisi. Akan kembali menggelar aksi protes di sejumlah titik.
Satlantas Polrestabes Makassar mencatat, aksi unjuk rasa akan digelar oleh mahasiswa dan sejumlah lembaga masyarakat lainnya, mulai pukul 13.00 Wita.
Polisi meminta agar pengendara bisa mencari jalur alternatif lain agar tidak terkena macet.
Berikut lokasi unjuk rasa yang akan digelar pada Kamis 8 September 2022 di Kota Makassar:
1. Pukul 13.00 wita, bertempat di Gelael Signature Makassar Jl. Sultan Hasanuddin No.15 Makassar. Estimasi massa 20 orang.
2. Pukul 08.00 wita, bertempat di Kantor DPRD Prov. Sulsel dan Kantor Gubernur Sulsel. Estimasi massa 300 Orang.
3. Pukul 13.30 wita, bertempat di Jl. Alauddin dan Kantor DPRD Sulsel. Estimasi massa 50 orang.
4. Pukul 09.00 wita, bertempat di Kantor Dinas Bina Marga dan Tata Ruang sulsel, Kantor Kejati sulsel, Jl. Sultan alauddin dan Fly over, kantor gubernur sulsel dan PT. Pertamnia regional sulawesi. Estimasi massa 50 orang.
5. Pukul 08.00 wita, bertempat di polda, pengadilan negeri makassar, disnaker Prov. Sulsel dan Kima. Estimasi massa 50 orang
6. Pukul 14.00 wita, bertempat di SPBU Abdesir Jl. Abdullah Dg. Sirua No.18 Mks. Estimasi massa 40 orang
7. Pukul 13.00 wita ,bertempat di DPRD Prov. Sulsel. Estimasi massa 100 orang
8. Pukul 10.00 wita, bertempat di depan kantor Bakso Lapangan Tembak Senayan Jl. Boulevard Makassar. Estimasi massa 40 orang.
9. Pukul 12.30 wita bertempat di depan sekret GMKI Makasar Jl. G. Bawakaraeng. Estimasi 50 orang.
10. Pukul 15.00 wita bertempat di bundaran Pettarani. Estimasi massa 50 orang
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Beda Usia 53 Tahun, Pernikahan Haji Buhari Dengan Anak 18 Tahun Disorot Publik
-
Pembangunan Pelabuhan di Kecamatan Tonra Bone Disetujui Pelindo
-
Ribut Main Game Online, Pelajar di Makassar Tewas Ditikam
-
Pemkot Makassar Tertibkan 167 Lapak PKL di Biringkanaya
-
Ekspansi Global BRI Holding UMi Dimulai, Pegadaian Raih Pendanaan Jepang