SuaraSulsel.id - Polisi jelaskan kasus dugaan penculikan anak sekolah di Komplek Lanud Halim, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pada Kamis (1/9), merupakan salah paham.
"Itu bukan kasus penculikan, hanya salah paham," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ahsanul Muqaffi di Jakarta, Senin 5 September 2022.
Dia mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan klarifikasi dengan terduga pelaku penculikan dan telah memulangkan yang bersangkutan karena tidak ada bukti penculikan.
"Setelah dilakukan klarifikasi tidak terbukti adanya penculikan dan yang bersangkutan sudah dipulangkan oleh penyidik Satreskrim Jakarta Timur," ujar Ahsanul.
Sebelumnya personel Unit Reskrim Polsek Makasar menangkap tiga orang yang diduga melakukan upaya penculikan terhadap anak sekolah di Komplek Lanud Halim, Jakarta Timur, pada Kamis (1/9).
Kapolsek Makasar Kompol Zaini Abdillah Zainuri mengatakan, ketiga pelaku terdiri atas dua pria dan satu perempuan. Kejadian tersebut terjadi saat jam pulang sekolah.
"Jadi dia pakai mobil APV ketika ada anak pulang sekolah, dia nongkrong kemudian manggil 'ayo ikut saya aja, saya antar pulang'. Tapi karena anak-anak itu nolak, dia jalan lagi," kata Zaini.
Pihaknya kemudian langsung menyerahkan terduga pelaku ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Metro Jakarta Timur untuk tindakan lebih lanjut.
Zaini mengatakan, ketiga terduga pelaku itu merupakan masyarakat. Bukan berasal dari petugas.
Aksi dugaan penculikan tersebut juga sempat viral di media sosial dan menjadi perbincangan warganet. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Sekda Sulsel Dorong OPD Perkuat Pelayanan Publik Jelang Penilaian Ombudsman 2026
-
Ratusan Petani Luwu Timur Turun Gunung Tolak Penggusuran Kawasan Industri
-
Rebutan Solar Berdarah di SPBU Makassar, Kenapa Pertamina Selalu Bilang Stok Aman?
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa
-
Dugaan Asusila Guru SD di Patimpeng Bone Disorot, SEMMI: Tolak Damai !