SuaraSulsel.id - Maskapai penerbangan Susi Air melakukan penerbangan perdana melayani rute penerbangan Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur menuju Kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Penjabat Gubernur Sulbar Akmal Malik di Mamuju, Rabu (31/8/2022), mengatakan, dengan beroperasinya Susi Air melayani rute Mamuju-Balikpapan. Akan memperlancar distribusi barang dan jasa untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia mengatakan pemerintah Sulbar sangat berterima kasih kepada maskapai penerbangan Susi Air yang membuka rute penerbangan menuju Mamuju.
Ia berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas penerbangan tersebut khususnya masyarakat Sulbar yang berada di Kalimantan.
Ia menyampaikan, Pemprov Sulbar sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman dengan pihak Susi Air untuk pembukaan rute penerbangan Balikpapan menuju Mamuju.
Menurut dia, Maskapai penerbangan Susi Air menggunakan pesawat baru melayani rute Balikpapan-Mamuju, sehingga akan menghemat biaya operasional.
Ia menyampaikan dengan adanya layanan rute penerbangan Balikpapan Mamuju tersebut maka masyarakat Sulbar yang akan ke Kalimantan tidak perlu lagi ke Makassar untuk menuju Balikpapan.
"Selama ini masyarakat Mamuju, harus ke bandara Sultan Hasanuddin Makassar yang jaraknya 450 kilometer dari Kota Mamuju, jika ingin menuju Balikpapan, namun ini sudah dapat langsung ke Balikpapan melalui Bandara Mamuju," katanya.
Ia mengatakan, dengan rute penerbangan Balikpapan-Mamuju oleh Susi Air, maka ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan akan lebih mudah dijangkau.
Baca Juga: Persiba Balikpapan vs Persipura di Stadion Batakan, Panpel Siapkan 10 Ribu Tiket
Gubernur mengatakan, Pemerintah Sulbar telah menjalankan amanat Presiden RI Joko Widodo, untuk membuka akses penerbangan menuju IKN dari Kota Mamuju, dan Mamuju siap menjadi daerah penyangga IKN
"Roda perekonomian masyarakat Sulbar juga akan makin bergerak positif dengan adanya rute penerbangan baru dari dan menuju Balikpapan serta membuat posisi Sulbar semakin strategis sebagainya penyangga IKN," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Banjir Landa Kota Makassar, Gubernur Sulsel Kerahkan Tim Tagana dan Dinsos
-
Terbongkar! Rahasia Pelatih Persebaya Marah Usai Kalahkan PSM
-
Sakit Hati PSM Kalah 1-0, Tomas Trucha: Masalah Kami Bukan di Pertahanan
-
Wajib Tahu! 9 Sumber Pembiayaan Alternatif Dibuka Kemendagri untuk Pendapatan Daerah
-
Jejak Sejarah Jenius di Balik Lahirnya LPDP