SuaraSulsel.id - Babi Rusa yang terjerat di suaka margasatwa Tanjung Peropa, Desa Ulunese Kecamatan Kolono Timur, Kabupaten Konawe Selatan diselamatkan petugas.
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara menemukan Babi Rusa terkena jerat. Saat melakukan kegiatan patroli mandiri.
Saat patroli tim menemukan 82 buah jerat nilon satwa liar di dalam kawasan konservasi pada blok hutan Kalobo, blok hutan Saha, dan blok hutan Anggaloringgi.
Satwa liar yang bisa terperangkap dari pemasangan jenis jerat ini adalah anoa, babi hutan, rusa, musang, dan ayam hutan serta satwa lainnya.
Pada Blok Hutan Saha, tim menemukan satwa liar berupa seekor Babi Rusa (babyrousa) betina dewasa terperangkap di jerat yang dipasang oleh masyarakat yang tidak bertanggung jawab.
"Ini baru pertama kali kami menemukan babi rusa di suaka margasatwa Tanjung Peropa," kata Kepala BKSDA Sultra, Sakrianto Djawie.
Jenis Babi Rusa ini, kata Sakrianto, merupakan jenis satwa endemik yang langka. Serta dilindungi Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan satwa serta PERMENLHK Nomor P.106/MENLHK/2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa dilindungi.
"Tindakan yang dilakukan tim adalah melepas tali jeratnya untuk membebaskan satwa tersebut. Sedangkan jerat-jerat yang telah ditemukan dipotong menjadi beberapa bagian, agar tidak difungsikan lagi oleh para penjerat satwa," tambahnya.
Kegiatan patroli mandiri ini rutin dilakukan oleh Polisi Kehutanan (Polhut) bersama masyarakat pada kawasan konservasi yang rawan gangguan seperti pemasangan jerat satwa maupun illegal logging.
Baca Juga: Kunjungi Konawe Selatan, Mentan Terkejut Para Petani Masih Menanam Walau Malam Hari
"Tim juga melakukan koordinasi dengan aparat pemerintah desa setempat terkait adanya jerat tersebut. Semoga saja hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi ya sobat, agar kawasan beserta isinya dapat terus terjaga dan lestari," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix
-
Siang Jual Bendera, Malam Jualan Sari Laut: Cerita Pedagang Musiman Menjemput Rezeki Kemerdekaan
-
Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Kolaborasi Himbara, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Masyarakat
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan