Ia mengaku biasanya kenaikan dipengaruhi oleh penerimaan bantuan sosial (bansos).
"Biasanya kalau ditahu masyarakat sudah mau terima bansos, telur akan naik harganya. Karena masyarakat cenderung beli telur atau dibagikan," kata Ashari.
Masalah lain adalah harga pakan. Jika harga pakan naik, maka akan berpengaruh pula ke produksi.
"Peternak jelas naikkan harga jika harga pakan naik," bebernya.
Kendati demikian, Ashari memastikan stok telur di Sulsel aman. Bahkan beberapa daerah sekarang ini didorong jadi sentra produksi.
"Karena kan kita kirim juga ke Kalimantan, Papua kalau banyak permintaan di luar, kadang bikin naik juga (harga telur). Tapi produksi kita aman. Bahkan sekarang sentra produksi telur tidak hanya di Sidrap, tapi Bulukumba dan Jeneponto juga," bebernya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bukan ke DPR, Masyarakat KTI Lebih Senang Salurkan Aspirasi di Media Sosial
-
Jalur 'Neraka' Gowa Kini Mulus, Punya Jalur Khusus Pesepeda dan Pejalan Kaki
-
Hubungkan Investor Global dan Ekosistem Bisnis Indonesia, BRI Optimalkan One BRI Solution
-
BNPB: 60 Hektare Hutan Terbakar di Palolo Sigi
-
Dubes Rusia Sambangi Tambang Emas Palu, Ada Apa?