Ia mengaku biasanya kenaikan dipengaruhi oleh penerimaan bantuan sosial (bansos).
"Biasanya kalau ditahu masyarakat sudah mau terima bansos, telur akan naik harganya. Karena masyarakat cenderung beli telur atau dibagikan," kata Ashari.
Masalah lain adalah harga pakan. Jika harga pakan naik, maka akan berpengaruh pula ke produksi.
"Peternak jelas naikkan harga jika harga pakan naik," bebernya.
Kendati demikian, Ashari memastikan stok telur di Sulsel aman. Bahkan beberapa daerah sekarang ini didorong jadi sentra produksi.
"Karena kan kita kirim juga ke Kalimantan, Papua kalau banyak permintaan di luar, kadang bikin naik juga (harga telur). Tapi produksi kita aman. Bahkan sekarang sentra produksi telur tidak hanya di Sidrap, tapi Bulukumba dan Jeneponto juga," bebernya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
UPTD Pemprov Sulsel Dapat Predikat Kualitas Tinggi dari Ombudsman, Ini Tiga Lokus Penilaiannya
-
ASN Sulsel WFH 2 Hari: Dilarang Keras Nongkrong di Kafe dan Wajib Kirim Lokasi
-
Teror Granat di Kantor BPN Makassar
-
Kabar Gembira! Jalan Rusak Menuju Seko Mulai Diperbaiki Pakai Anggaran Ini
-
Dari Earth Hour ke Aksi Nyata, BRI Konsisten Jalankan Praktik Ramah Lingkungan