"Kau juga yang pertama dikasih keluar karena Undang-undang tidak ada status laki-laki dan perempuan. Harus ada pilihan. Di KTP mu apa?," tanya dosen perempuan itu.
"Di KTP mu apa? laki-laki, toh? di Kartu mahasiswa laki-laki atau perempuan?," tanya Hasrul.
Nabil Arif kemudian menjawab, "laki-laki, pak".
Hasrul kembali bertanya ke mahasiswa tersebut. Gender sebenarnya apa?
"Kau mau sekali jadi perempuan atau laki-laki?," lanjutnya.
Mahasiswa itu menjawab tidak keduanya. Ia adalah gender netral.
"Tidak keduanya, di tengah-tengah. Makanya gender netral pak," balas Nabil.
Jawaban mahasiswa baru itu membuat kedua dosen emosi. Ia meminta agar panitia mengeluarkan mahasiswa tersebut dari ruangan.
Nabil kemudian menjadikan video tersebut sebagai konten di media sosial. Ia bahkan mengunggah beberapa foto Muhammad Hasrul dan menuliskan kata yang tidak pantas.
Baca Juga: Diusir karena Mengaku Non Biner, Mahasiswa Universitas Hasanuddin Ini Viral
Wakil Dekan III Fakultas Hukum Unhas, Muh Hasrul mengaku sebenarnya video yang beredar di media sosial sudah diedit.
Ia menjelaskan kasus itu terjadi saat mahasiswa baru itu memakai kipas di dalam ruangan. Ia kemudian kena tegur.
"Jadi saya tegur, saya tanya, laki-laki atau perempuan? terus dia bilang netral, bukan laki-laki bukan perempuan," kata Hasrul.
Asrul mengaku kaget mendengar pengakuan itu. Sebab, hukum gender hanya mengenal laki-laki atau perempuan.
Mahasiswa itu kemudian dibawa ke salah satu ruangan dosen. Di situ, ia meminta maaf dan mengaku sebagai laki-laki.
Namun, pada malam harinya, Nabil menjadikan video itu sebagai konten dengan kata-kata yang membuatnya tersinggung. Pihak kampus lalu mengirimkan surat ke orang tuanya untuk klarifikasi.
Berita Terkait
-
Viral Mahasiswa Universitas Hasanuddin Mengaku Berkelamin Netral, Langsung Dikeluarkan dari Lokasi Acara
-
Usai Viral Gegara Ngaku Non-Biner saat Acara PKKMB, Orang Tua Mahasiswa Diduga Dapat Surat dari Kampus
-
Heboh Mahasiswa Universitas Hasanuddin Ngaku Bukan Laki-laki atau Perempuan, Apa itu Gender Netral (Non Biner)?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Libur Sekolah, PELNI Beri Diskon Tiket Kapal 30 Persen
-
Usulan Pembangunan Jembatan Barombong Makassar Ditolak Pusat, Ini Alasannya!
-
Pengakuan Mengejutkan Mantan Inspektur: Basri Kajang Sebut Dirinya Kekasih Bupati Gowa
-
192 Pelajar Terbaik Sulsel Berebut 20 Kursi Beasiswa Pilot, Siapa Bakal Terbang?
-
Arena Judi Sabung Ayam Dekat Masjid dan Rumah Tahfiz Digerebek, Ternyata Milik Pengacara