SuaraSulsel.id - Tim kesehatan mencatat 41 orang siswa tumbang. Saat upacara Hari Ulang Tahun atau HUT Republik Indonesia ke-77 di Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.
Siswa berasal dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan barisan anggota pramuka.
Pantauan Telisik.id -- jaringan Suara.com, satu peserta harus mendapat perawatan intensif di dalam mobil ambulance PSC 119 Dinas Kesehatan Kolaka Utara.
Tiga pelajar lainnya diistrahatkan di dalam mobil ambulance milik Polres Kolaka Utara.
Baca Juga: Upacara di Sungai, Tenaga Kebersihan Kota Batu Bawa Cangkul dan Sapu Lidi
Sementara puluhan siswa lainnya dan satu orang ASN dievakuasi di tepi Lapangan Aspirasi Lasusua oleh tim PSC 119 dan tim kesehatan Polres Kolaka Utara. Untuk mendapat penanganan medis.
Menurut penanggung jawab tim kesehatan Polres Kolaka Utara, Muhlis, hampir setiap perayaan HUT RI terjadi hal serupa. Tapi momen HUT RI tahun ini disebut paling banyak yang pingsan.
"Ini upacara belum selesai sementara sudah 35 orang siswa ditambah 1 ASN dievakuasi keluar barisan upacara," katanya, Rabu (17/8/2022).
Sebagai langkah sigap, tim medis Polres Kolaka Utara dan PSC 119 memberikan air mineral, mengontrol tekanan darah, memberikan alkohol untuk dihirup, dan mengusap fresh care roll on kepuluhan siswa.
Ketua PSC 119 Dinas Kesehatan Kolaka Utara, Nahdatul Ulama mengatakan, mereka yang tumbang mengeluh pusing dan mual dan mayoritas anggota pramuka.
Baca Juga: HUT RI Malah Pasang Bendera Inggris, Emak-Emak Salting: Pikirku Merah Putih Juga
"Mungkin mereka kelelahan atau fisik yang kurang bagus karena sebelumnya mereka mengikuti perkemahan dalam rangka memperingati HUT dan bisa juga belum sarapan," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan jika satu orang mendapat perawatan intensif, mendapatkan cairan infus dan diberikan bantuan pernafasan, kondisinya sudah stabil dan membaik.
"Tadi kita infus untuk memenuhi kebutuhan cairannya karena memang potensi dehidrasi akibat pengaruh panas," terangnya.
Sementara itu, salah satu anggota pramuka Muh. Irawan Ali yang ikut diikut dievakuasi mengungkapkan, dirinya belum sempat sarapan pagi di lokasi perkemahan yang berjarak sekitar 500 meter dari lokus upacara HUT RI.
"Sakit ulu hatiku pak, tidak sempat tadi sarapan di tempat berkemah langsung ada panggilan untuk mengikuti upacara HUT RI," jelasnya.
Berita Terkait
-
Dari Ruang Kelas ke Panggung Politik: Peran Taman Siswa dalam Membentuk Identitas Bangsa
-
Menelisik Sosok Ki Hajar Dewantara, Pendidikan sebagai Senjata Perlawanan
-
Kak Seto Ungkap Pemicu Siswa SMA Sodomi 16 Anak di Pinrang: karena Tekanan yang Selalu Berat
-
Taman Siswa: Jejak Perjuangan yang Tak Pernah Padam
-
Soroti Guru Minta Hadiah Pensiun ke Siswa, Mendikdasmen: Tradisi yang Melanggar Hukum
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka
-
Bawaslu Coret Calon Wakil Wali Kota Palopo di Pilkada! Kasus Napi Tersembunyi Terbongkar?