SuaraSulsel.id - Pertengkaran antar pasangan suami istri berakhir maut di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Seorang pria yang sudah lanjut usia tega membunuh istrinya karena menolak untuk diajak rujuk.
Kasatreskrim Polres Tana Toraja AKP Sayid Ahmad mengatakan Pelaku HB (70) tega menghabisi nyawa istrinya, ZU (65) karena sakit hati. Permintaannya untuk rujuk ditolak.
"Hubungan mereka sudah lama renggang. Pisah ranjang. Pelaku hendak ajak korban akur, tapi ditolak," ujar Sayid, Sabtu, 13 Agustus 2022.
Zubaedah adalah pensiunan guru agama. Ia ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di rumahnya di Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja.
Kata Sayid, pelaku sempat mendatangi rumah korban. Ia membujuk agar korban bisa membicarakan masalah rumah tangganya.
Namun pelaku diusir oleh korban menggunakan parang. Ia juga sempat diserang dan mengalami luka tebas di bagian lengan.
Tak terima, pelaku lalu mengambil parang itu dan membacok balik istrinya.
"Korban meninggal di tempat dengan luka di kepala, badan dan kaki," ujar Sayid.
Kata Sayid, kejadian pembunuhan ini sudah terjadi sejak tanggal 28 Juli 2022 lalu. Namun, polisi baru mengamankan pelaku pada Jumat, 12 Agustus 2022 karena harus dirawat di rumah sakit terlebih dahulu.
"Setelah dilakukan penyelidikan, penyidik menetapkan HB yang merupakan mantan suami korban sebagai tersangka,"
Pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolres Tana Toraja. Akibat perbuatannya, pelaku disangka pasal 44 (3) UU RI Nomor 23 tahun 2004, tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman 15 tahun penjara.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
-
Bank Mandiri Taspen Dorong Lansia untuk Tetap Aktif dan Produktif
-
Demi Wujudkan Mimpi Road Trip ke Turki Bareng Anak, Pasutri Ini Sampai Jual Rumah dan Mobil
-
Skandal Korupsi BGN Tak Halangi Jatah MBG untuk Lansia, Gus Ipul: Tetap Lanjut
-
PNM Salurkan Pakaian Hasil RE3 For-E untuk Disabilitas dan Lansia
-
Seleksi Paskibraka Sulsel Dituding Ada Kecurangan, Berikut Deretan Polemiknya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
MBG Hilang dari Sejumlah Sekolah di Kota Makassar
-
Gubernur Sulsel Beri Bantuan Keluarga Ibu Helmi yang Viral Saat Penertiban di CPI
-
PMII Makassar Ancam Gelar 'Reformasi Total Jilid II', Ajak BEM dan Buruh Konsolidasi Besar-besaran
-
Update Terbaru SPMB Sulsel: Zonasi 2 Dibuka 17 Juni, Intip Syarat dan Kuota Barunya di Sini
-
100 Kader Posyandu Sulsel Dibekali 25 Keterampilan Dasar