SuaraSulsel.id - Internal DPD I Golkar Sulsel memanas. Kubu Taufan Pawe dan kubu Nurdin Halid kini saling sikut.
Keributan di Kantor DPD I Golkar, pekan lalu jadi biangnya. Nurdin Halid melayangkan somasi, sementara Taufan Pawe melawan.
Somasi dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Golkar, Nurdin Halid (NH). Melalui kuasa hukumnya, mantan ketua PSSI ini mengeluarkan surat somasi untuk ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe.
Kuasa Hukum NH, Syahrir Cakkari, mengatakan kliennya merasa dirugikan atas beberapa pernyataan Taufan Pawe di media yang dianggap tidak benar atau hoaks.
Salah satunya adalah kalimat "desakan yang menginginkan mundur itu justru datang dari Nurdin Halid".
NH, kata Syahrir, juga mempersoalkan terkait pernyataan Taufan tentang, "itu silahkan saja. Buktinya kan kakaknya itu (kakak Kadir Halid). Nurdin Halid otaknya".
"Kemudian kalimat, "biarlah masyarakat menilai. Semua orang tahu kan siapa Nurdin Halid". Itu klien kami tidak terima," kata Syahrir saat dikonfirmasi, Senin, 25 Juli 2022.
Padahal, kata Syahrir, keributan di Kantor Golkar Sulsel tidak diketahui oleh Nurdin Halid. Sehingga ia meminta agar Taufan Pawe meralat dan melakukan klarifikasi soal pernyataannya di media.
"Bagi klien kami ini sangat tidak benar. Itu sama saja menjatuhkan harkat, martabat pak Nurdin Halid. Kami merasa perlu ada klarifikasi dan permintaan maaf oleh saudara Taufan Pawe tapi sampai sekarang belum," tegasnya.
Baca Juga: Kantor Golkar Sulsel Diserbu Massa Berpakaian Kuning Loreng
Karena somasi tidak diindahkan, maka kuasa hukum Nurdin Halid rencananya bakal melaporkan Taufan Pawe ke polisi.
"Rencana dilaporkan ke pihak berwajib," bebernya.
Taufan Melawan
Sementara, Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe menanggapi santai somasi oleh tim kuasa hukum Nurdin Halid. Ia menolak untuk minta maaf dan siap menghadapi somasi itu.
Taufan Pawe mengaku bakal melakukan pembelaan. Wali Kota Parepare itu siap membuktikan pernyataannya jika ada pihak yang keberatan.
"Dalam hukum ada namanya Notoir saat disomasi. Saya sudah siap dengan pembelaan," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Elce Putri Bontong, Mantri BRI yang Buka Akses Perbankan di Toraja Utara
-
Latihan Pestapora Makassar Segera Digelar, Simak Cara Beli Tiket dan Nikmati Promo BRImo
-
Gubernur Sulsel Mulai Proyek Rp5,9 Miliar Demi Tuntaskan Banjir Luwu Utara
-
Pemprov Sulsel Ganti Rugi Lahan Bandara Bua Rp17,5 Miliar
-
Beli Sunscreen Wardah Online Original Hanya di Blibli, Cek Varian Sesuai Kulitmu