Kapolres Muna, AKBP Mulkaifin menerangkan, pasca video tersebut viral, pihaknya bergerak cepat untuk mengungkap terduga pelaku. Elsanita diamankan di Desa Labone, Kecamatan Lasalepa, Sabtu (23/7/2022) malam pukul 20.00 Wita.
"Tidak sampai dua jam saat videonya viral, terduga pelaku kita amankan," kata Mulkaifin.
Mulkaifin mengaku telah memeriksa terduga pelaku, pihak keluarga dan saksi-saksi lainnya. Dari keterangan yang didapat, Elsanita sendiri yang membuat video dan mengunggahnya di akun Twitter dan TikToknya.
"Sudah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi," ujarnya.
Kini, Elsanita belum ditetapkan sebagai tersangka. Karena diduga mengalami gangguan kejiwaan. Makanya, untuk memastikan kondisi kejiwaannya, Elsanita dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ).
"Untuk memastikan kondisi kejiwaanya, akan dilakukan observasi di RSJ selama 14 hari," sebutnya.
Sementara itu, Dasri Sulawesi, warga Desa Labone, menerangkan, kondisi kejiwaan Elsanita sedikit terganggu. Di kampung, semua warga sudah mengetahui kondisinya.
"Bukan hal baru lagi. Orang di kampung tahu kondisinya," ujarnya.
Dasri mengaku, selama ini Elsanita berada di Papua bersama suaminya. Belum cukup sebulan, Elsanita kembali di kampung.
Baca Juga: Ibu Negara Iriana Jokowi Dihina Emak-emak, Gibran Beri Kode Keras: Biar Diurus Sama yang Berwajib
"Sebelum lebaran Idhul Adha, dia (Elsanita) tiba di kampung," sebutnya.
Dalam videonya, Elsanita mengenakan gamis berwarna kuning dan kacamata gelap mengucapkan bahasa penghinaan terhadap Ibu Negara, Iriana.
"Ini he, istrinya Bapak Presiden, Ibu Negara. Elsanita, orang Raha, orang Muna, orang Kendari. Cantik toh, bandingin sama Iriana," ujar Elsanita dalam video itu.
"Iriana sudah mati bulan, makanya makan hati terus dia sama saya, sedangkan presiden dia klepek-klepek sama aku," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
10 Ribu Peserta Serbu Makassar, Pemprov Sulsel: Perputaran Uang Capai Rp100 Miliar
-
Pesona 'Noni Belanda' Kaltim Curi Perhatian di HUT Dekranas
-
Siklon Tropis Bavi Picu Pertumbuhan Awan Hujan di Indonesia
-
Jusuf Kalla: Rachmat Gobel Orang yang Sangat Baik
-
Berapa Luas Lahan Pertanian yang Masih Tersisa di Kota Makassar?