SuaraSulsel.id - Komisi A DPRD Makassar mengeluarkan rekomendasi penutupan sementara Kafe Hanggar dan sarana olahraga ADS Minisoccer. Karena menuai pro dan kontra di masyarakat serta tidak memiliki sejumlah perizinan.
Ketua Komisi A DPRD Makassar Rachmat Taqwa Quraisy (RTQ) mengatakan, rekomendasi yang dikeluarkan itu setelah adanya rapat dengar pendapat (RDP) dan kesepakatan bersama dari pihak terkait.
"Tidak langsung kita keluarkan rekomendasinya, ada alurnya. Salah satunya itu kita gelar dulu rapat dengar pendapat dengan semua pihak terkait kemudian ada kesepakatan," ujarnya, Rabu 29 Juni 2022.
Dia mengatakan penutupan dua tempat alternatif berkumpulnya masyarakat itu, bukan secara permanen melainkan hanya sementara saja karena tidak adanya izin mendirikan bangunan (IMB) serta Amdal Lalin di dua lokasi tersebut.
Rachmat Taqwa Quraisy yang juga politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Makassar itu menyatakan jika dua pihak dari pengelola yakni Kafe Hanggar dan ADS Minisoccer berjanji akan menyelesaikan semua perizinan sesuai ketentuan aturan perundangan daerah.
"Kalau Kafe Hanggar itu beberapa hari ini kan masyarakat heboh karena adanya joget-joget mempertontonkan aurat dan itu viral. Banyak yang mengecam dan banyak laporan masuk, sehingga kami melakukan rapat dengar pendapat," katanya.
Selain penutupan sementara itu, pihaknya di Komisi A DPRD Makassar dan juga pemerintah kota memikirkan dampak dari penutupan kafe dan sarana olahraga tersebut karena ada ratusan warga yang sedang mencari nafkah.
"Kalau penutupan sementara itu kan memang ada pelanggarannya dan itu juga bentuk pertanggungjawaban kami kepada masyarakat. Kami juga melihat sisi kemanusiaannya karena ada ratusan orang yang mencari nafkah di sana," terangnya. (Antara)
Baca Juga: Polisi Masih Selidiki Dugaan Bunuh Diri Mahasiswi Asal Toraja
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
800 Aset Pemprov Sultra Diduga Bermasalah, Kejati Turun Tangan
-
Berdiri Selama 20 Tahun, 3 Bangunan di Biringkanaya Akhirnya Dibongkar
-
Detik-Detik Pembunuhan Sekeluarga di Palu Terungkap dalam 34 Adegan Rekonstruksi
-
Jeruji Jadi 'Pesantren', Puluhan Napi di Kendari Berhasil Khatam Al-Qur'an
-
Saksi Kasus Pungli Gowa Ngaku Diperiksa di Bawah Pohon dan Diancam, Polisi: Tidak Benar!