SuaraSulsel.id - PT Industri Kapal Indonesia atau IKI menyebut sepanjang tahun 2021 hingga Juni 2022 telah memproduksi sebanyak tiga unit kapal roro atau feri khusus di wilayah timur.
"Selama 2021 sampai 2022 ini yang diproduksi tiga kapal, kalau kapal baru," kata Direktur Utama PT IKI Diana Rosa saat ditemui di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Senin 13 Juni 2022.
Dia menyampaikan tiga kapal baru yang diproduksi yakni kapal roro di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, dan satu Kapal Motor Penumpang (KMP) Sultan Murhum II yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 9 Juni di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra).
"Itu kita sudah dua unit kapal roro yaitu di Selayar dengan di Wakatobi ini, tapi yang satu adalah kapal patroli untuk di Kota Sorong, Provinsi Papua," ujar dia.
Baca Juga: Festival Taka Bonerate Akan Digelar Bulan Oktober 2022, Target Kunjungan Seribu Wisatawan
Ia menyebut khusus di wilayah Sulawesi Tenggara pihaknya baru pertama kali menerima pesanan pembuatan KMP. Namun dia menegaskan jika masih ada permintaan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memproduksi kapal roro di wilayah Sultra, pihaknya siap.
"Baru ini di Sultra, nanti kami tergantung Bapak Menteri Perhubungan, apabila ditugaskan, karena kami memang ahlinya di dalam pembuatan kapal penumpang roro ini, jadi kami siap tergantung nanti perintah Menteri Perhubungan," ujar dia.
Dia menyebut KMP Sultan Murhum II yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo adalah pesanan Kemenhub untuk menguatkan konektivitas antar-kepulauan di Wakatobi
Kapal tersebut mulai dioperasikan sejak 10 Juni 2022 dengan angkutan penyeberangan perintis rute Kamaru-Kaledupa, Kaledupa-Tomia, dan Tomia-Binongko yang merupakan deretan pulau di Kabupaten Wakatobi dengan trip empat kali seminggu.
"Kami mengerjakan selama 16 bulan dengan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) lebih dari 45 persen. Jadi kami harus mendukung industri lokal juga. Kami juga harus merangkul industri lokal biar tidak tergantung dengan impor," katanya.
Baca Juga: Melihat Hamparan Pasir Putih Dan Bayi Hiu di Pulau Tinabo
Dia menambahkan sebagai BUMN pihaknya berkomitmen siap memproduksi kapal-kapal perintis utamanya di wilayah Timur, baik Sulawesi hingga ke Papua.
Berita Terkait
-
Menelusuri Keindahan Pantai Selayar, Surga Tersembunyi di Pulau Bawean
-
Ikan Setengah Kuintal Juara Bontoharu Fishing Tournament II, Selayar Jadi Destinasi Andalan Sulsel
-
Maksimalkan Perekonomian Natuna, Pemprov Kepri Siapkan Pendaratan Kendaraan di Dermaga
-
Batu Lohe, Surga Tersembunyi di Pulau Selayar
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Rahasia Desa Wunut Klaten Berdaya dengan BRI dan Sejahterakan Warganya
-
Mudik Nyaman Tanpa Khawatir! Ini Upaya Polres Majene Jaga Rumah Warga Selama Libur Lebaran
-
Drama PSU Palopo: Bawaslu Desak KPU Diskualifikasi Calon Wakil Wali Kota?
-
Berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Minyak Telon Lokal Kini Go Global
-
Primadona Ekspor Sulsel Terancam! Tarif Trump Hantui Mete & Kepiting