SuaraSulsel.id - Ratusan tukang ojek berunjuk rasa di Kantor DPRD Kepulauan Yapen. Menuntut kenaikan tarif ojek.
Mengutip KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, pengunjuk rasa diterima Ketua DPRD Kepulauan Yapen, Yohanes Raubaba.
Para tukang ojek meminta adanya kenaikan tarif bagi penumpang dari semula Rp 5.000 menjadi Rp 10.000.
Ketua DPRD Kepulauan Yapen, Yohanes Raubaba menyampaikan, kenaikan tarif ojek belum dapat dilakukan, karena belum ada aturan yang menetapkan tarif angkutan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sementara untuk penggunaan aplikasi Gojek seperti di luar Serui, akan dirapatkan oleh komisi yang membidangi dan perwakilan ojek.
“Jadi aplikasi yang akan menentukan jarak jauh dan jarak dekat, solusi ini yang akan dirapatkan besok kepada pihak komisi dan perwakilan ojek,” kata Yohanes.
BBM Langka
Soal kelangkaan Pertalite, Yohanes mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan bersama PT Pertamina Serui, Pemerintah daerah maupun Pemilik SPBU di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Dalam pertemuan itu, DPRD Yapen meminta instansi teknis serta penyaluran BBM harus ditertibkan. DPRD juga meminta adanya pengawasan kepada pembeli hingga kuota BBM subsidi yang telah dibatasi oleh pihak BPH Migas.
Baca Juga: Viral Bapak Tukang Ojek Rela Dibayar Berapa Saja, Cari Perhatian Penumpang lewat Harmonika
“Melihat peraturan yang ada, setiap pembeli harus mendapat rekomendasi dari dinas teknis atau Organisasi Perangkat Daerah untuk mendapatkan BBM,” kata Yohanes Raubaba.
Pada kesempatan itu, Yohanes juga memaparkan data nelayan di Kepulauan Yapen yang mencapai 600 orang. Namun dari data tersebut, hanya 20 persen yang memiliki kartu nelayan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Tinggalkan Keluarga 3 Tahun, Ini Alasan Emosional Darije Kalezic Kembali ke PSM Makassar
-
Bukan Sekadar Publikasi, Riset Rp120 Miliar Australia-Indonesia Ini Wajib Selesaikan Masalah Rakyat
-
5 Fakta Menstruasi Wajib Diketahui Remaja Putri, Jangan Lagi Percaya Mitos!
-
Tim SAR Temukan Satu Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa
-
Kepala Ditutup Tangan Diborgol, Begini Proses Pemindahan 79 Napi Paling Berbahaya ke Nusakambangan