SuaraSulsel.id - Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mendapatkan kupasan nanas jenis Pasir Kelud 1 (PK1) dari Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (3/5/2022) malam.
Nanas tersebut merupakan produk hortikultura daerah setempat.
“Bu Khofifah memamerkan produk-produk pertanian hortikultura, salah satunya nanas. Malah Bu Khofifah yang mengupas sendiri lalu diberikan ke Pak Prabowo dan Pak Sekjen Ahmad Muzani,” ujar Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (4/5/2022).
Adapun nanas jenis Pasir Kelud 1 merupakan produk petani di Kaki Gunung Kelud, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.
Biji nanasnya sangat sedikit, kulit tidak terlalu berduri dan cara mengirisnya seperti mengupas buah melon.
“Itu memang diakui produk hortikultura yang punya nilai ekonomi tinggi, dan pasarnya bisa sampai luar negeri. Rasanya enak, manis," ujar Anwar Sadad yang turut mendampingi Prabowo.
Pertemuan Khofifah dan Prabowo yang diikuti pengurus partai di tingkat pusat dan sebagian daerah tersebut berlangsung tertutup.
Khofifah juga sempat mengajak Prabowo berkeliling di Taman Grahadi, sekaligus melihat keindahan Sungai Kali Mas Surabaya yang berada persis di belakang gedung negara bangunan Belanda tersebut.
“Kata Pak Prabowo seperti di Amsterdam, Belanda. Soalnya langsung menghadap ke sungai,” kata politikus yang namanya masuk bursa calon gubernur Jatim itu pula.
Sedangkan disinggung terkait peluang pasangan calon presiden dan wakil presiden antarkeduanya, Anwar Sadad menampik karena diakuinya tak ada bahasan tentang Pemilihan Umum Serentak 2024.
Menurutnya tak ada perbincangan membahas isu politik, karena temanya silaturahmi dan saling bertukar pandangan membahas bangsa Indonesia.
“Belum bisa diarahkan ke situ karena suasana pertemuannya sangat cair. Murni membahas tentang bangsa dan seputar pertanian, tak ada politik-politikan," kata Wakil Ketua DPRD Jatim tersebut. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Prabowo Minta Ahli Kampus Ikut Garap Tanggul Laut Raksasa, Pantura Jadi Titik Awal
-
Prabowo Tunjuk Airlangga Jadi Ketua Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Wakilnya Purbaya
-
Prabowo Ubah Aturan MBG, Akan Prioritaskan Kepada Anak Kurang Gizi?
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Inovasi Baru di Embarkasi Makassar, Ibadah 16.750 Jemaah Haji Lebih Aman
-
PSM Makassar Gagal Bayar Utang Rp3,7 Miliar, Hadapi Sidang Pailit 23 April
-
Pembangunan Stadion Untia Masuk Fase Fisik, Pemkot Makassar Kucurkan Rp124 Miliar
-
Guru Besar UMI Ungkap Cara Mengatasi Serbuan Ikan Sapu-Sapu
-
Siapa HR dan FU? Dua Pelaku Penikaman Nus Kei, Dendam Lama 2020 Diduga Jadi Pemicu