SuaraSulsel.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno mengumumkan peserta Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 yang lolos 500 besar, Selasa 19 April 2022. Desa wisata asal Sulsel kembali unjuk gigi dengan meloloskan 31 desa wisata ke tahap 500 besar.
Pengumuman yang dilakukan Sandiaga Uno melalui kanal youtube Kemenparekraf RI itu juga menempatkan Sulsel sebagai provinsi terbanyak lolos 500 besar dengan 31 desa wisata tersebut. Jumlah itu hanya disamai oleh Provinsi Jawa Timur.
Desa wisata asal Sulsel yang menjadi peserta ADWI 2022 juga merupakan yang terbanyak yakni 338 desa wisata. Mereka yang sudah lolos 500 besar ini selanjutnya menunggu penyaringan ke 300 besar, 100 besar, hingga 50 besar yang pengumumannya dilakukan sebelum Lebaran tahun ini.
31 desa wisata yang lolos 500 besar ini berasal atau tersebar di 21 kabupaten/kota dari 24 kota/kabupaten se-Sulsel. Tiga daerah lainnya yang pesertanya gagal bersaing masuk 500 besar yakni Bone, Luwu, dan Wajo.
Ada pun 31 desa wisata atau Dewi yang lolos tersebut yaitu Dewi Wiring Tasi dan Dewi Lotang Salo (Pinrang), Dewi Leppangeng (Sidrap), Dewi Barania (Sinjai), Dewi Mattabulu (Soppeng), Dewi Campagaya (Takalar), Dewi Potok Tengan Kandora, Tumbang Datu, Dewi Saluallo, Buntu Datu dan Dewi Wala (Kab. Tana Toraja).
Dewi Sangbua dan Dewi Panta'nakan Lolo Kesu' (Kab. Toraja Utara), Dewi Pulau Lanjukang (Makassar), Dewi Kambo (Kota Palopo), Dewi Kawasan Wisata Lumpue (Parepare), Dewi Campaga (Bantaeng), Dewi Kampung Habibie Kecil (Kab. Barru).
Kemudian Dewi Lembanna (Bulukumba), Dewi Langda (Enrekang), Dewi Kareba Biringala (Gowa), Dewi Tanjung Mallasoro (Jeneponto), Dewi Khusus Bahuluang (Selayar), Dewi Negeri di Atas Awan dan Dewi Matano (Luwu Timur), Dewi Air Panas Pincara (Luwu Utara), Dewi Tukamasea, Dewi Labuaja, dan Dewi Rammang-Rammang (Kab. Maros), serta Dewi Tompo Bulu dan Dewi Balleangin (Pangkep).
Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulsel Prof Muhammad Jufri mengungkapkan kegembiraannya atas capaian kepesertaan Dewi asal Sulsel yang lolos 500 besar ini.
"Kita tentu sangat senang atas pengumuman ini. Tapi ini kan masih 500 besar, kita masih akan tunggu hingga ke tahap 50 besar. Semoga semakin banyak yang lolos di tahapan terakhir ini (50 besar)," harap mantan Dekan Fakultas Fsikologi UNM ini.
Baca Juga: Tuntutan Mahasiswa Sulawesi Selatan Saat Aksi 11 April 2022 Dibawa ke Jakarta
Harapan Jufri memang beralasan mengingat tahun lalu Sulsel berhasil menghadirkan tiga desa wisata masuk 50 besar yakni Dewi Ara (Bulukumba), Dewi Lembang Nonongan (Toraja Utara), dan Kole Sawangan (Tana Toraja). "Paling tidak kita tetap lolos tiga. Kalau perlu empat yang masuk 50 besar di ADWI 2022 ini," sambungnya.
Usai pengumuman 50 besar nanti, Menteri Sandiaga Salahuddin Uno akan melakukan kunjungan ke semua 50 besar Dewi yang lolos seperti yang ia lakukan pada ADWI 2021 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Kali Wanggu Meluap, 317 Warga Kendari Terpaksa Mengungsi ke Tenda Darurat
-
Air Laut Pasang dan Hujan Deras Rendam Bone: 2 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Andi Sudirman ke Lokasi Banjir Bone, Serahkan Bantuan Rp1 Miliar
-
Bejat! Pemuda di Makassar Hamili Adik Kandung
-
Apa Sanksi Polisi Viral Bawa Parang ke Rumah Wali Kota Palopo?