SuaraSulsel.id - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Manado, Sulawesi Utara menyebutkan ada lima jenis obat tradisional yang diduga mengandung bahan kimia obat (BKO) dijual di wilayah tersebut.
"Kita terus melakukan pengawasan nasional melalui BBPOM yang ada di wilayah kerja masing-masing," sebut Kepala Balai Besar POM di Manado, Hariani, Rabu 16 Maret 2022.
Beberapa produk obat tradisional diduga mengandung BKO yang beredar yaitu Urat Madu, Urat Kuda, Samuraten, Montalin dan Tawon Liar.
"BKO yang ditambahkan seperti Sedenafil, Fenilbutazon, Dexamethasone. Ini bisa menyebabkan efek samping bagi jantung, ginjal, wajah seperti gemuk air," ujarnya.
Obat tradisional yang diduga mengandung BKO ini, kata dia, telah masuk dalam 'Public Warning' BPOM.
Dia mengajak masyarakat dapat melakukan pengecekan/memperoleh informasi tentang obat dan makanan di website BPOM atau BBPOM.Manado.
Dia berharap, masyarakat tidak mengkonsumsi obat tradisional yang telah ditambahkan BKO karena bisa berdampak buruk bagi organ tubuh.
Dia mengakui, ada kesulitan untuk melacak transaksi jual beli karena metode penjualan biasanya sembunyi-sembunyi, bahkan dibeli langsung ke penyedia melalui metode 'Cash On Delivery' (COD).
"Jadi bila ada penjual yang kami dapati, kami beri pembinaan bila yang bersangkutan tidak tahu. Tapi bagi yang sudah ada rekam jejak pernah menjual dan kemudian menjual lagi produknya, kami akan bawa ke ranah hukum," tegasnya. (Antara)
Baca Juga: Dua Warga Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Tanah Longsor di Manado
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara
-
Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata
-
Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat
-
Ditolak Warga, Menteri Lingkungan Hidup: Bangunan Pabrik Sampah PSEL Mirip Mal