SuaraSulsel.id - Dahulu kala. lagu Apuse sering dinyanyikan ketika kita duduk di bangku sekolah. Lagu Apuse merupakan salah satu daerah yang berasal dari daerah Biak, Provinsi Papua.
Namun tidak diketahui pasti siapa pencipta lagu tersebut. Tidak ada informasi resmi mengenai nama dan identitas pencipta lagu tersebut.
Namun yang pasti lagu Apuse menjadi lagu daerah kebanggaan orang Papua khususnya dan bangsa Indonesia umumnya.
Lagu Apuse terkenal karena memiliki irama yang indah dan sederhana sehingga lagu tersebut sering dipelajari dalam pelajaran kesenian di tingkat Sekolah Dasar.
Masih ingatkah lirik lagu Apuse? Berikut adalah lirik lagu Apuse dan maknanya
Apuse kokon dau ya rabe soren doreri
Wuf lenso bani nema baki pase
Apuse kokon dau ya rabe soren doreri
Wuf lenso bani nema baki pase
Baca Juga: Lirik Lagu Diri - Tulus
Arafabye aswarakwar
Arafabye aswarakwar
Artinya:
Kakek/nenek aku mau pergi ke negeri seberang, Teluk Doreri
Pegang saputangan dan melambaikan tangan
Kakek/nenek aku mau pergi ke negeri seberang, Teluk Doreri
Pegang saputangan dan melambaikan tangan
Kasihan aku, selamat jalan cucuku
Kasihan aku, selamat jalan cucuku
Ternyata lagu Apuse dengan irama yang indah ini tidak sembarang diciptakan dan dinyayikan. Ada makna dibalik lagu tersebut, berikut adalah maknanya:
- Lagu tersebut menceritakan mengenai perpisahan seroang nenek atau kakek dengan cucu kesayangannya. Sang cucu berpamitan dengan kakek dan neneknya untuk bisa pergi ke suatu tempat. Sang cucu mengatakan akan pergi ke Teluk Doreri.
- Kakek dan nenek melepaskan kepergian sang cucu, meskipun terasa berat mereka akhirnya berpisah dengan cucuk yang pergi ke Doreri atau pintu masuk wilayah Manokwari, Provinsi Papua Barat.
Lagu Apuse tidak hanya dinyanyikan oleh orang Papua saja. Orang-orang dari daerah lain juga sering menyanyikannya. Bahkan lagu Apuse sering ditampilkan di kegiatan lainnya seperti pembukaan event nasional maupun kegiatan internasioal.
Irama lagu Apuse juga digunakan untuk mendukung Timnas Sepakbola Indonesia setiap kali bertanding dengan mengubah liriknya. Lagu Apuse tersebut diubah judulnya menjadi Garuda di Dadaku dan setelah itu menjadi populer hingga saat ini di Indonesia.
Agar lebih bersemangat lagi dan tidak lupa, berikut adalah lirik lagu Garuda di Dadaku:
Ayo putra bangsa
Harumkan negeri ini
Jadikan kita bangga
Indonesia
Tunjukan pada dunia
Bahwa ibu pertiwi
Pantas jadi juara
Indonesia
Jayalah negaraku
Tanah air tercinta
Indonesia raya
Jayalah negaraku
Tanah air tercinta
Indonesia raya
Garuda di dadaku
Garuda kebanggaanku
Ku yakin hari ini pasti menang...
Kobarkan semangatmu
Tunjukkan sportivitasmu
Ku yakin hari ini pasti menang...
Garuda di dadaku
Garuda kebanggaanku
Ku yakin hari ini pasti menang...
Kobarkan semangatmu
Tunjukkan sportivitasmu
Ku yakin hari ini pasti menang..
Demikian tadi ulasan mengenai lagu Apuse, semoga menambah wawasan dan bermanfaat bagi kita semua.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi
-
Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang
-
BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini
-
Rahasia Warga Sulsel Tetap Antusias Daftar Haji Meski Masa Tunggu Puluhan Tahun
-
Penantian 1 Tahun Berbuah Manis, Jurnal Al-Daulah UIN Alauddin Tembus Scopus