SuaraSulsel.id - Jumlah warga miksin di Kabupaten Pohuwato sepanjang 2021 mengalami peningkatan. Hal itu diakibatkan Pandemi Covid-19 yang sudah terjadi selama dua tahun belakangan ini.
Mengutip gopos.id -- jaringan Suara.com, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Pohuwato warga miskin selama tahun 2021 mengalami kenaikan 0,46 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pohuwato, Abdul Asman melalui Kasubag Umum Azis Panigoro yang di dampingi Penanggung jawab fungsi statistik sosial Agus D Cahyo menjelaskan, penyebab meningkatnya jumlah penduduk miskin di Pohuwato, dikarenakan turbulensi pandemi Covid-19 di awal tahun 2020.
“Kalau dari data BPS Per Maret 2021, jumlah penduduk yang miskin di wilayah Pohuwato tahun 2020 berkisar 17,62 persen. Sedangkan pada tahun 2021 angka kemiskinan meningkat menjadi 18,08 persen,” jelas Agus kepada Gopos.id, Jumat (11/02/2022)
Menurut dia, tak hanya kabupaten Pohuwato saja yang mengalami peningkatan, tetapi untuk angka kemiskinan terjadi di seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Gorontalo. Meskipun peningkatan angka kemiskinan bervariasi.
Meskipun begitu, meningkatnya jumlah penduduk miskin di kabupaten Pohuwato, di sebabkan oleh beberapa faktor. Angka kemiskinan bermasalah pada tahun-tahun sebelumnya, meskipun berbagai macam program pemerintah sudah di lakukan.
“Pada tahun sebelumnya konsumsi di Pohuwato di dominasi oleh pengeluaran makanan, namun menariknya di tahun 2021 ada pengeluaran nonmakanan mencapai angka sebesar 51 persen, di banding dengan pengeluaran makanan sebesar 49 persen,” tutup Agus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Ini Radius Bahaya Terbaru Gunung Karangetang
-
Presiden Singgung Estetika Kota, Bendera Gerindra Masih Bertebaran di Makassar
-
Ini Rahasia Gubernur Sulsel Dorong Gaya Hidup Sehat dan Hijau Warga
-
Ragam Sumber Beasiswa di Unhas dan Cara Jitu Mendapatkannya
-
Oknum Dosen ITH Parepare Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Mahasiswi