SuaraSulsel.id - Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kendari Kota Kendari Husni Mubaraq mengatakan, menemukan 31 pengemis merupakan penerima bantuan sosial.
Mengutip telisik.id -- jaringan Suara.com, pengemis itu mengaku terpaksa kembali melakukan kegiatan tersebut meski telah menerima bantuan.
"Karena menganggap bantuan yang mereka dapatkan dari pemerintah belum mencukupi untuk kebutuhan sehari-harinya," ucapnya.
Selanjutnya, menurut keterangan dari Dinsos Kendari, seorang lelaki tua, La Ada (80) yang ditemukan di kawasan lampu lalu lintas Jalan Syeh Yusuf, merupakan salah satu penerima manfaat Bansos Program Keluarga Harapan (PKH).
La Ada mengatakan, ia sebelumnya bekerja sebagai pemulung dan kini beralih sebagai seorang yang menawarkan jasa bersih debu pada kaca mobil di bawah lampu merah.
"Bisa dapat 100 ribu satu hari kalau rajin, pokoknya mulai pagi sampai sore," ujarnya.
Diketahui, oknum Gepeng dengan modus menawarkan barang dan jasa tak hanya berasal dari dalam kota, melainkan juga berasal dari luar Kota Kendari.
"Hasil asesmen hari ini, masih ada yang bukan warga Kota Kendari. Yang bukan warga Kota Kendari itu akan kami tindak lanjuti," ucap Husni Mubaraq.
Ia menambahkan, pihaknya saat ini gencar melakukan monitoring evaluasi dan pendekatan secara persuasif terhadap Anjal dan Gepeng.
"Kami terus mengedukasi mereka, karena selain beraktivitas di kawasan lampu merah membahayakan keselamatan dirinya, juga kurang bagus buat wajah Kota Kendari," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan
-
Nekat Palsukan Tanda Tangan Demi Bantuan Pompa Air, Karier Politik Kader PDIP Selayar Tamat
-
21 DPD II Golkar Klaim Tetap Solid untuk Appi, Bisakah IAS Membalikkan Keadaan?
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik
-
Diserang Pansus Hak Angket, Bupati Gowa Husniah Talenrang: Jangan Sentuh Ranah Pribadi Saya