SuaraSulsel.id - Oki Setiana Dewi bukan hal pertama bikin kontroversi soal KDRT. Sebelumnya, Oki Setiana Dewi pernah tolak vaksin anak.
Kakak Ria Ricis ini adalah seorang penceramah agama Islam. banyak kalangan yang bilang ujaran Oki Setiana Dewi ini kurang tepat.
Berikut Kumpulan Kontroversi Oki Setiana Dewi:
1. Sempat Tak Mau Vaksin Anak
Oki sempat disalahkan karena tidak memberikan vaksin pada anaknya, Maryam dan Khadeejah. Keputusan Oki tersebut membuat anaknya menderita campak hingga harus diopname pada 2017 lalu.
Dokter Piprim Basaran Yunarso, seorang dokter anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) ikut mengomentari sikap Oki tersebut. Sang dokter sempat menuliskan di Facebooknya bahwa ia sudah mengingatkan Oki mengenai pentingnya imunisasi.
2. Dianggap Sindir Ria Ricis
Dalam video ceramah lawas, Oki sempat membahas tentang seseorang yang cari perhatian di media sosial. Video ceramah Oki itu kembali viral dan dinilai menyindir Ria Ricis secara tidak langsung.
"Ada jenis orang yang yang sedikit-sedikit masalah hidupnya diposting di sosial media. Kenapa? cari perhatian ya, jadi posting-posting di sosial media. Dikit-dikit masalah rumah tangga diposting di sosial media. Dikit-dikit apa-apa diposting di sosial media," ujar Oki dalam sebuah video yang dinilai menyindir adik kandungnya sendiri secara tidak langsung.
Baca Juga: Viral Video Ceramah Oki Setiana Dewi Dianggap Legalkan KDRT, Ini Kata Ketua MUI KH Cholil Nafis
3. Dianggap Normalisasi KDRT
Oki Setiana Dewi diserang karena ceramahnya tentang cara seorang istri yang menutupi aib sang suami. Dalam ceramah tersebut, diceritakan ada suami yang melakukan kekerasan pada istrinya. Di saat yang sama orangtua sang istri datang dan menanyakan kenapa anaknya menangis.
Bukan mengadukan perlakuan suaminya, sang istri justru menutupi hal tersebut. Sang suami tersentuh karena istrinya tak membongkar aibnya. Ketika itu Oki memang memberi contoh soal kepatuhan istri namun dianggap menormalisasi KDRT.
4. Dinilai Pembohongan Publik
Pada 2016 lalu, Oki mendapat kritik dari masyarakat hingga muncul petisi online agar menghapus gelar ustazah yang diberikan kepadanya. Oki dinilai melakukan pembohongan publik tentang short course (kuliah) lewat jalur mustami dan masuk kelas persiapan bahasa di Universitas Ummul Quro. Disebutkan Oki tak pernah kuliah di sana.
Dalam petisi online itu juga disebutkan bahwa Oki tak memiliki ilmu yang mumpuni sebagai pendakwah. Ia dinilai masih belum fasih dalam pelafalan hadis dan ayat-ayat yang disampaikan dalam kajiannya.
Berita Terkait
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Bintang Sinetron Evan Marvino Diduga Aniaya Istri, Tak Terima saat Ditagih Uang Nafkah
-
Selebgram Wasmah Syirin Akui Jadi Korban KDRT, Sebut Proses Cerai Dipersulit Suami
-
Perempuan NasDem Lawan KDRT Lewat Film: Kekerasan Bukan Aib, Jangan Diam
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Pengakuan Mengejutkan Suami Bupati Gowa: Istri Selingkuh dengan Konsultan Politik
-
Diserang Pansus Hak Angket, Bupati Gowa Husniah Talenrang: Jangan Sentuh Ranah Pribadi Saya
-
Gakkum ESDM Ingin Gunung Botak Beri Manfaat Nyata bagi Warga Maluku
-
Lapak Penjual Kelapa di Area Benteng Rotterdam Makassar Direlokasi
-
Pemprov Sulteng Tegaskan Aturan Beasiswa Ganda: Pilih Satu atau Dana Harus Dikembalikan