Pebriansyah Ariefana
Rabu, 02 Februari 2022 | 19:24 WIB
Salah satu adegan di serial The World of the Married.

SuaraSulsel.id - Drama Korea (Drakor) saat ini telah mendunia dan menjadi budaya populer yang banyak digandrungi. Sejumlah drama bahkan berhasil menyedot jutaan penonton dari penjuru dunia.

Mereka dengan setia menanti episode demi episode drakor kesayangannya karena penasaran dengan akhir cerita.

Ending yang sulit ditebak menjadi kekuatan tersendiri dari drama korea. Berikut ini sejumlah drakor rating tertinggi sepanjang masa yang sayang untuk Anda lewatkan.

1. The World of The Married (2020) – 28,3 Persen

The World of The Married menempati posisi pertama drama Korea dengan rating tertinggi sepanjang masa.

Drama Korea ini menceritakan kehidupan seorang dokter medis terhormat yang tampaknya memiliki kehidupan amat sempurna. Namun di balik kesempurnaan itu, muncul cela ketika ia menemukan sang suami berselingkuh.

Drakor ini penuh cerita pengkhianatan, pertengkaran, dan balas dendam. Drama Korea yang diadaptasi dari seri televisi Inggris berjudul “Doctor Foster” ini dijamin membuat Anda geregetan.

2. Sky Castle (2018) – 23,8 persen

Sebelum The World of Married menduduki puncak drama Korea dengan rating tertinggi, Sky Castle yang tayang pada tahun 2018 pernah menjadi drama Korea dengan rating tertinggi sepanjang masa.

Baca Juga: 4 Fakta An Ant is Riding, Duet Hong Jong Hyun dan Han Ji Eun

Sky Castle yang tayang di JTBC meraih rating sebanyak 23,779 persen. Drama ini menceritakan kisah empat keluarga yang tinggal pada lingkungan perumahan elit bernama Sky Castle.

Keempat keluarga tersebut memiliki obsesi tingkat dengan kedudukan dan pendidikan anak-anaknya.

3. Crash Landing On You (2019) – 21,6 Persen

Drakor yang dibintangi Hyun Bin dan Son Ye Jin ini sangat menarik karena menceritakan perbedaan kehidupan antara Korea Selatan dengan Korea Utara.

Ini merupakan drama tentang kehidupan pewaris Korea Selatan dan seorang perwira militer Korea Utara.

Keduanya bertabrakan ketika mantan mendarat ke wilayah Korea Utara setelah kecelakaan paralayang.

Load More