SuaraSulsel.id - Riskianto (12), bocah asal Toraja, Sulawesi Selatan selamat usai diterkam buaya. Peristiwa itu terjadi di Pantai Pasir Putih, Sangatta, Kalimantan Timur.
Awalnya, Riskianto sedang berlibur bersama keluarganya. Namun momen liburan mereka di pantai berubah jadi menegangkan saat seekor buaya datang dengan tiba-tiba menyeretnya hingga ke tengah laut.
Detik-detik video bocah yang diseret buaya ini viral di media sosial setelah diupload sejumlah akun di facebook. Pada keterangan video tertulis sebuah keajaiban terjadi karena mitos.
Ya, dalam video itu terlihat bocah tersebut semakin jauh diseret buaya dari bibir pantai. Pengunjung hanya bisa berteriak histeris dan menangis.
Namun, mujizat malah terjadi saat ibu korban berteriak sambil mengangkat tangannya. Ia mengatakan bahwa buaya dan nenek moyang orang Toraja adalah satu turunan.
Mereka sudah melakukan perjanjian sejak dulu. Katanya, tidak boleh saling menyakiti.
"Dia (Buaya) maini, kok. Satu nenek. Satu nenek itu, tolong, tidak boleh saling menyakiti," teriak ibu-ibu dalam video tersebut.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek di tangan sebelah kanan dan lebam pada pinggang sebelah kanan. Walau dianggap mitos, banyak warganet yang mengatakan bahwa orang Toraja dan buaya memang saudara.
Akun Pery Champas di Facebook juga menuliskan bahwa belum ada masyarakat Toraja yang meninggal karena diterkam buaya. Konon, mereka sudah punya perjanjian.
Ceritanya, buaya dianggap sebagai "ampu salu" atau penguasa sungai di Toraja. Bahkan untuk menyebutnya juga dipanggil dengan kata "nenek".
Itu kenapa masyarakat di Toraja yang bermukim di bantaran sungai dilarang untuk membuang sampah, membuang hajat atau menangkap ikan dengan racun. Karena sungai adalah tempat tinggal saudara nenek mereka.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
-
Curhat Dokter Gia Pratama Viral, Sebut Hanya Terima Rp30 Ribu dari Pasien BPJS
-
Video Detik-Detik Mencekam, Perempuan Meninggal Dunia Usai Jatuh dari Flying Fox
-
Sehidup Semaling! Sejoli Ini Tega Kuras Uang ATM Nenek-Nenek Pedagang Pasar Sampai Rp45 Juta
-
Perut Mendadak Membesar Bak Hamil, Tiktoker Ini Curhat Idap Kista Ovarium Akibat Sering Makan Seblak
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
CCTV Polsek Ponrang Rusak Dikencingi Kucing saat Pengamanan 7 Mobil Muat BBM Diduga Ilegal
-
ESDM: Kegempaan Gunung Awu di Kepulauan Sangihe Meningkat
-
Tanya Soal Jasa Medis, Wartawan di Palu Malah Dimaki Pejabat: Mau Berteman atau Cari Masalah?
-
Sekda Sulbar Ajak Masyarakat Tidak Berlebihan Rayakan Idul Adha